<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ncrackerz's</title>
	<atom:link href="http://dcrackerz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dcrackerz.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 31 Aug 2007 10:26:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dcrackerz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ncrackerz's</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dcrackerz.wordpress.com/osd.xml" title="Ncrackerz&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dcrackerz.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pengenalan Assembly</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/pengenalan-assembly/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/pengenalan-assembly/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:12:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pemrograman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/pengenalan-assembly/</guid>
		<description><![CDATA[Pengenalan Assembly Pengenalan Assembly Penulis : tetangga sebelah [oh_gayo] Press : ISD Tahun : 2003 ################################################ 1. Apakah Sebenarnya Bahasa Assembly itu? —————————————— Bahasa Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level Language) dan hanya setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language). 2. Mengapa Assembly? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=18&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="post">
<h3 class="storytitle"><strong><a href="http://pemudaharapan.wordpress.com/2007/05/03/pengenalan-assembly/" rel="bookmark">Pengenalan Assembly</a></strong></h3>
<p class="storycontent">
<p class="snap_preview">Pengenalan Assembly<br />
Penulis : tetangga sebelah [oh_gayo]<br />
Press :  ISD<br />
Tahun : 2003</p>
<p>################################################</p>
<p>1. Apakah Sebenarnya Bahasa Assembly itu?<br />
——————————————<br />
Bahasa  Assembly (Assembler) adalah merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa  pemrograman yang tergolong dalam Bahasa Pemrogaman Tingkat Rendah (Low Level  Language) dan hanya setingkat diatas bahasa mesin (Machine Language).</p>
<p>2. Mengapa Assembly?<br />
———————-<br />
Assembly memiliki kelebihan yang tidak  dapat digantikan oleh bahasa pemrogaman manapun. Diantaranya adalah :<br />
- Hasil  program memiliki tingkat kecepatan yang tinggi.<br />
- Ukuran dari program  kecil.<br />
- Sangat mudah untuk mengakses Sistem Komputer.</p>
<p>3. Apakah Segment dan Offset itu?<br />
———————————–<br />
Segment dan Offset  merupakan suatu angka 16 bit (direpresntasikan dalam bilangan hexa) yang  menunjukkan suatu alamat tertentu di memory komputer. Pasangan segment : offset  ini disebut juga alamat relatif. Selain alamat relatif, terdapat juga alamat  mutlak berupa angka 20 bit (juga direpresentasikan dalam bilangan hexa). Alamat  mutlak ini dapat dihitung dengan mengalikan segment dengan 10 hexa dan  ditambahkan dengan offset.<br />
Contoh : segment : offset<br />
0100 : 1234<br />
Alamat  relatifnya adalah : 02234</p>
<p>4. Apakah Interrupt itu?<br />
————————–<br />
Interrupt adalah permintaan kepada  microprocessor untuk melakukan suatu perintah. Ketika terjadi permintaan  interupsi, microprocessor akan mengeksekusi interrupt handler , yaitu suatu  program yang melayani interupsi. Setitap interrupt handler itu memiliki alamat  masing &#8211; masing yang disimpan dalam bentuk array yang masing &#8211; masing terdiri  dari 4 byte (2 offset dan 2 segment). Array ini disebut vektor interupsi .  Vektor interupsi ini disusun berdasarkan nomor interupsi yaitu dari hexa. Selain  itu, dikenal juga istilah service dan subservice, maksudnya adalah bahwa setiap  interrupt itu dibagi menjadi beberapa bagian yang mempunyai tugas masing &#8211;  masing. Tetapi ada juga interrupt yang tidak memiliki service, contohnya int  29.</p>
<p>5. Apakah Register itu?<br />
————————-<br />
Register adalah merupakan sebagian  memory dari microprocessor yang neniliki kecepatan sangat tinggi. Dapat juga  dianalogikan bahwa register merupakan kaki tangan dari  microprocessor.<br />
Register dibagi menjadi lima bagian besar yaitu :</p>
<p>1. Segment Register (16 bit)<br />
Register untuk menunjukkan alamat dari suatu  segment. Yang termasuk register segment :<br />
. CS (Code Segment)<br />
Menunjukkan  alamat segment dari program yang sedang aktif.<br />
. DS (Data  Segment)<br />
Menunjukkan alamat segment dari data program (variabel).<br />
. SS  (Stack Segment)<br />
Menunjukkan alamat segment dari stack yang digunakan  program.<br />
. ES (Extra Segment)<br />
Merupakan register segment cadangan.</p>
<p>2. Pointer dan Index Register (16 bit) Register untuk menunjukkan alamat dari  suatu offset.<br />
Yang termasuk register pointer dan index :<br />
. SP (Stack  Pointer)<br />
Berpasangan dengan SS (SS : SP).<br />
. BP (Base  Pointer)<br />
Berpasangan dengan SS (SS : BP).<br />
. DI (Destination  Index)<br />
Berpasangan dengan ES (ES : DI). Dipakai untuk operasi string.<br />
. SI  (Source Index)<br />
Berpasangna dengan DS (DS : SI). Dipakai untuk operasi  string.</p>
<p>3. General Purpose Register (16 bit)<br />
Register ini dapat digunakan untuk  berbagai keperluan, tetapi masing &#8211; masing juga memiliki fungsi khusus. Jenis  register ini memiliki ciri khas, yaitu dapat dibagi lagi menjadi register 8 bit,  register tinggi/high, dan register rendah/low.<br />
Yang termasuk register general  purpose :<br />
. AX –&gt; AH|AL (Accumulator)<br />
Untuk menangani operasi  arithmatika.<br />
. BX –&gt; BH|BL (Base)<br />
Untuk menunjukkan alamat offset.<br />
.  CX –&gt; CH|CL (Counter)<br />
Untuk looping, menunjukkan berapa kali looping  terjadi.<br />
. DX –&gt; DH|DL (Data)<br />
Untuk menampung sisa pembagian bilangan  16 bit.</p>
<p>4. Index Pointer Register (16 bit)<br />
Hanya terdiri dari 1 register yaitu IP  yang berpasangan dengan reguster CS (CS : IP) untuk menunjukkan alamat instruksi  selanjutnya yang akan dieksekusi.</p>
<p>5. Flags Register (1 bit)<br />
Register ini berfungsi untuk menunjukkan suatu  kondisi (ya atau tidak).<br />
Register ini hanya bernilai 0 dan 1.<br />
Yang  termasuk register flags :<br />
. OF (Overflow Flag) 1 jika terjadi overflow<br />
.  SF (Sign Flag) 1 jika digunakan bilangan bertanda<br />
. ZF (Zero Flag) 1 jika  hasil operasi bernilai 0<br />
. CF (Carry Flag) 1 jika operasi menghasilkan  carry<br />
. PF (Parity Flag) 1 jika hasil operasi bilangan genap<br />
. DF  (Direction Flag) 1 jika alur proses alur proses menurun pada string<br />
. IF  (Interrupt Flag) 1 jika proses dapat diinterupsi<br />
. TF (Trap Flag) 1 jika  dapat ditrace / debug<br />
. AF (Auxiliary Flag) digunakan pada operasi bilangan  BCD<br />
. NT (Nested Task) digunakan untuk menangani interupsi beruntun<br />
. IOPL  (I/O Protection Level) digunakan untuk mode proteksi (2 bit)</p>
<p>6. Bagaimana memulai Assembly?<br />
———————————<br />
Bahasa assembly tidak  seperti bahasa tingkat tinggi (High Level Language) yang biasanya memiliki IDE &#8211;  Integrated Development Environment, bahasa assembly dapat diketikkan dalam  berbagai macam editor teks, misalnya BC, TC, TURBO, NOTEPAD, EDIT, dan editor  teks lainnya. Yang perlu diingat bahwa ekstensi dari program assembly haruslah  .ASM. Setelah program assembly diketikkan dan disimpan dengan ekstensi .ASM,  maka program tersebut harus dikompilasi menjadi Object File berekstensi .OBJ,  dan kemudian harus dilink menjadi executable file (.EXE/.COM), executable file  inilah yang baru dapat dijalankan.<br />
Untuk mengcompile : C:\TASM<br />
Untuk  melink : C:\LINK<br />
C:\Option /t untuk melink file ke .COM<br />
C:\Untuk melink  menjadi .EXE, hilangkan option /t ini.<br />
atau pake cara langsung :</p>
<p>7. Apakah Perbedaan .COM dan .EXE?<br />
————————————<br />
Perbedaan program .COM  dan .EXE adalah :<br />
Program .COM Program .EXE<br />
- Hanya menggunakan 1 segment  untuk º &#8211; Menggunakan banyak segment.<br />
- code, data, dan stack. º<br />
- Ukuran  program relatif kecil º &#8211; Ukuran program relatif besar<br />
- Hasil program lebih  cepat º &#8211; Hasil program lebih lambat<br />
- Hanya dapat menangani program kecil º  &#8211; Dapat menangani program yang besar(&lt;=64 KByte).</p>
<p>8. Bagaimana Struktur Program .COM?<br />
————————————-<br />
Untuk .COM dan .EXE  memiliki struktur program yang berbeda, untuk kesempatan ini hanya akan dibahas  struktur program .COM.<br />
Berikut ini struktur program .COM (tanda ; adalah  untuk komentar) :<br />
nama_segment segment ; nama_segment diisi terserah  anda<br />
; Baris ini untuk memberikan nama sebuah segment<br />
assume cs :  nama_segment ; Menunjukkan CS ke segment yang sudah kita beri nama<br />
org 100h ;  Untuk PSP &#8211; Program Segment Prefix<br />
; PSP ini digunakan untuk berhubungan  dengan DOS<br />
label_pertama : ; Di Assembly, minimal harus ada satu label,<br />
;  penamaan label terserah anda<br />
mov ah,04ch ; service<br />
int 21h ; int 21h  service 04ch merupakan instruksi untuk<br />
; keluar dari program<br />
nama_segment  ends ; Akhir dari sebuah segment<br />
end label_pertama ; Label yang paling  pertama harus ditutup dengan perintah ini</p>
<p>9. Bagaimana Variabel dalam Assembly?<br />
————————————–<br />
Dalam assembly  dikenal beberapa jenis data, yaitu :<br />
- db (define byte) –&gt; Besarnya 1 byte  (0h &#8211; FFh)<br />
- dw (define word) –&gt; Besarnya 2 byte (0h &#8211; FFFFh)<br />
- dd  (define double word) –&gt; Besarnya 4 byte (0h &#8211; FFFFFFFFh)<br />
- df (define far  word) –&gt; Besarnya 6 byte (0h &#8211; FFFFFFFFFFFFh)<br />
- dq (define quad word)  –&gt; Besarnya 8 byte (0h &#8211; FFFFFFFFFFFFFFFFh)<br />
- dt (define temp word) –&gt;  Besarnya 10 byte (0h &#8211; FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFh)</p>
<p>10. INT, MOV, JMP, dan LEA<br />
—————————-<br />
INT<br />
—<br />
INT adalah perintah  untuk melaksanakan suatu interupsi.<br />
Syntaxnya adalah : INT  no_interupsi<br />
Contoh : INT 20h ; untuk program terminate</p>
<p>MOV<br />
—<br />
mOV adalah perintah untuk mengisi nilai ke register, variabel,  atau alamat memory tertentu.<br />
Syntaxnya adalah :MOV  destination,source<br />
Contoh : MOV AX,5 ; nilai AX akan berisi 5</p>
<p>JMP<br />
—<br />
JMP adalah perintah untuk melakukan lomptan ke label  tertentu.<br />
Syntaxnya adalah : JMP nama_label<br />
Contoh : JMP label1 ; Program  akan melompat ke label1</p>
<p>LEA<br />
—<br />
LEA adalah perintah untuk mendapatkan alamat dari sebuah  variabel.<br />
Syntaxnya adalah : LEA variabel<br />
Contoh : lea si,bil1 ; si akan  berisi offset bil1</p>
<p>11. Tambahan<br />
————–<br />
Beberapa hal penting yang perlu diingat :<br />
.  Bagian deklarasi variabel tidak boleh dijalankan, harus dilewati dengan  melakukan lompatan ke label setelahnya.<br />
. Semua perintah assembly yang  membutuhkan 2 operand seperti MOV memiliki syarat sebagai berikut :<br />
- Kedua  operand besarnya harus sama.<br />
Contoh : MOV ax,bl ; ini salah karena AX 16 bit  dan bl 8 bit<br />
MOV al,bl ; ini benar, AL dan BL besarnya 8 bit<br />
- Kedua  operand tidak boleh keduanya variabel<br />
Contoh :<br />
MOV a,b ; ini salah, kedua  operand a dan b adalah variabel<br />
MOV al,b ; kedua perintah ini untuk  menggantikan perintah<br />
MOV a,al ; yang salah diatas<br />
- Register segment  tidak boleh diisi langsung, harus menggunakan perantara<br />
Contoh :<br />
MOV  es,0b800h : salah, es tidak boleh diisi langsung<br />
MOV ax,0b800h ; kedua  perintah ini untuk menggantikan perintah<br />
MOV es,ax ; yang salah diatas<br />
.  Untuk intterupt, ingatlah bahwa setiap interrupt memiliki syarat &#8211; syarat  sebelum dipanggil. Penuhi syarat &#8211; syarat itu sebelum melakukan intterupt.</p>
<p>12. Contoh Program Sederhana<br />
——————————<br />
Program berikut ini akan  membersihkan layar, kemudian akan muncul sebuah kalimat dan akan diminta untuk  memasukkan sebuah karakter. Kemudian akan ditampilkan lagi sebuah kalimat  diikuti dengan karakter yang tadi dimasukkan. code segment<br />
assume cs :  code<br />
org 100h<br />
begin : jmp start<br />
kal1 db ‘Masukkan sebuah karakter :  $’<br />
kal2 db 10,13,’Karakter yang anda masukkan adalah : $’<br />
kar db  ?<br />
start : mov ah,0<br />
mov al,3h<br />
int 10h<br />
mov ah,9h<br />
lea dx,kal1<br />
int  21h<br />
12mov ah,1h<br />
int 21h<br />
mov kar,al<br />
mov ah,9h<br />
lea dx,kal2<br />
int  21h<br />
mov al,kar<br />
int 29h<br />
mov ah,4ch<br />
int 21h<br />
code ends<br />
end  begin</p>
<p>Simpanlah program diatas dengan ekstensi .asm (misal test.asm), kemudian  compile program tersebut dengan perintah :<br />
tasm<br />
misal : tasm  test.asm<br />
Maka akan dihasilkan sebuah object file berekstensi .obj, kemudian  link file tersebut dengan perintah :<br />
tlink /t<br />
misal : tlink /t  test.obj<br />
Maka akan dihasilkan sebuah file berekstensi .com, cobalah jalankan  !<br />
Penjelasan :<br />
- Perhatikan baris begin : jmp start, karena baris  berikutnya adalah deklarasi variabel, maka harus dilewati dengan perintah jmp  start (melompat ke label start).<br />
- Pada baris kal1 db ‘Mas….. $’ disini kita  mendeklarasikan sebuah variabel untuk pencetakan string, ingatlah selalu untuk  menambahkan tanda ‘$’ diakhir sebuah string.<br />
- Pada baris kal2 db 10,13,’… $’  sama seperti baris sebelumnya, tetapi disini kita menambahkan 2 karakter,  karakter 10 untuk turun baris, karakter 13 untuk memindahkan kursor ke awal  baris.<br />
- Pada barus start : mov ah,0 sampai baris int 10h, disini kita  melakukan interupsi 10h service 0h, yaitu untuk mengganti modus layar, al berisi  3 berarti modusnya adalah teks 80 x 25. Efek yang terjadi adalah layar akan  bersih.<br />
- Pada baris mov ah,9 sampai baris int 21h (2 baris dibawahnya), kita  melakukan int 21h service 9h, yaitu untuk mencetak sebuah string. Register dx  harus berisi alamat dari string yang akan dicetak.<br />
- Pada baris mov ah,1h  sampai baris mov kar,al, kita menggunakan int 21h service 01h, yaitu untuk  meminta input 1 karakter dan ditampilkan ke layar. Karakter yang diinput akan  berada pada register al setelah interupsi dilakukan, maka kita isikan ke  variabel kar dengan perintah mov kar,al<br />
- Selanjutnya pada baris mov al,kar  dan int 29h, kita menggunakan int 29h yang tidak memiliki service, fungsinya  untuk mencetak 1 karakter yang ada pada register al.<br />
note : untuk melihat  nomor-nomor service-service yang terdapat pada komputer gunakan program  Helppc</p>
<p>semoga kita semua bisa belajar dari pelajaran kecil ini..</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=18&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/pengenalan-assembly/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memasang Kabel UTP</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/memasang-kabel-utp/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/memasang-kabel-utp/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:11:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Network Operations Center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/memasang-kabel-utp/</guid>
		<description><![CDATA[Semua pasti tahu kan kalo yang namanya wired network kalo gak bener kabel ke konektor RJ-45 nya bisa-bisa network gak bakalan jalan. Belum lagi RJ-45 yang cuman sekali pake kalo salah pasang atau kurang pas pemasangan gak bisa dibenerin dan dipake lagi. Sebener nya pemasangan nya mudah banget tapi ternyata gak semua orang tau gimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=17&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua pasti tahu kan kalo yang namanya wired network kalo gak bener kabel ke  konektor RJ-45 nya bisa-bisa network gak bakalan jalan. Belum lagi RJ-45 yang  cuman sekali pake kalo salah pasang atau kurang pas pemasangan gak bisa  dibenerin dan dipake lagi.</p>
<p>Sebener nya pemasangan nya mudah banget tapi ternyata gak semua orang tau  gimana cara memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan benar dan bahkan lebih banyak  lagi yang gak tau apa alasan kabel UTP harus dipasang seperti itu.</p>
<p>Seperti biasa bakalan rame dengan gambar jadi sabar aja buka nya ya <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span></span></p>
<p>Alat dan bahan yang diperlukan (kayak mau bikin nasi uduk aja)</p>
<p><strong>Kabel UTP </strong></p>
<p>Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu dari kategori 1 &#8211; 7 yang  sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5.  Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 &#8211; 7 diambil dari wikipedia.</p>
<p>cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone  dan ISDN.</p>
<p>cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps</p>
<p>cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih  populer untuk pemakaian 10mbps</p>
<p>cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring  network.</p>
<p>cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan  kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet  network.</p>
<p>cat 5e: Frequensi dan kecepatan sama dengan cat-5 tetapi lebih support  gigabyte ethernet network.</p>
<p>cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan  cat-5e</p>
<p>cat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps</p>
<p>cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz.</p>
<p>Berikut ini contoh gambar kabel UTP yang sudah dipasang konektor, kabel  cat-5e dalam keadaan terkupas dan kabel cat-6.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/cat5_network_cable.png" title="cat5_network_cable.png"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/cat5_network_cable.png" alt="cat5_network_cable.png" /></a> <a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/fs-tp100blu.jpg" title="fs-tp100blu.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/fs-tp100blu.jpg" alt="fs-tp100blu.jpg" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/gc-cat6b.jpg" title="gc-cat6b.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/gc-cat6b.jpg" alt="gc-cat6b.jpg" /></a></p>
<p><strong>RJ-45 Connector</strong></p>
<p>Setelah anda tahu jenis-jenis kabel sekarang konektor RJ-45 biar gak pusing  ini gambarnya dan perbedaan nya dengan RJ-11 yang juga sering ditemukan  dipasaran. Gambar yang atas adalah RJ-45 dengan 8 pin sedangkan yang bawah  adalah RJ-11 dengan hanya memiliki 4 pin.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj-45.jpg" title="rj-45.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj-45.jpg" alt="rj-45.jpg" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj45-plug-empty.jpg" title="rj45-plug-empty.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-plug-empty.jpg" alt="rj45-plug-empty.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj11-44.jpg" title="rj11-44.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj11-44.jpg" alt="rj11-44.jpg" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj11-plug-pins.jpg" title="rj11-plug-pins.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj11-plug-pins.jpg" alt="rj11-plug-pins.jpg" /></a></p>
<p><strong>Crimp Tool</strong></p>
<p>Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor  RJ-45 / RJ-11 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan  fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya.  Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimp RJ-45 atau RJ-11 saja. Contoh  gambarnya seperti ini.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/crimptool.gif" title="crimptool.gif"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/crimptool.gif" alt="crimptool.gif" /> </a></p>
<p><strong>Kabel Tester</strong></p>
<p>Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik  kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Perbedaan diatara dua  testerdibawah ini adalah yang satu memakai satu led untuk satu pair sementara  yang satu lagi satu led untuk satu kabel. Untuk pemula lebih mudah untuk  mempergunakan yang type satu led per kabel karena anda tidak akan dibuat pusing  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Kemudian tester yang lebih kecil adalah remote cable tester yang dipakai  apabila kabel yang di test panjang dan kedua ujung nya tidak berdekatan  (misalnya ada diruangan yang berbeda). Cara penggunaannya adalah dengan memasang  ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto,  kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda  cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi  dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.</p>
<p>Sedikit catatan: hasil test dengan menggunakan kabel tester tidak berarti  menunjukan bahwa kabel tersebut bisa berfungsi dengan baik. Jarak maksimum  100meter dari kabel cat-5e kadang apabila di test dengan cable tester akan tetap  menghasilkan nilai baik pada jarak lebih dari 100meter sementara ketika dialiri  data koneksi terputus karena kabel terlalu panjang.</p>
<p>Alat yang berikutnya adalah tone generator yang mampu melakukan tracing di  posisi mana kabel putus. Sangat berguna apabila anda tidak menginginkan untuk  mengganti seluruh kabel ketika ada kerusakan.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/350129___02.jpg" title="350129___02.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/350129___02.jpg" alt="350129___02.jpg" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/lantest.jpg" title="lantest.jpg"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/lantest.jpg" alt="lantest.jpg" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/400-011.JPG" title="400-011.JPG"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/400-011.JPG" alt="400-011.JPG" />‘</a></p>
<p>Setelah anda tahu alat-alat yang diperlukan untuk pemasangan kabel UTP ke  RJ-45 soket, sekarang ada istilah dalam stright dan crossover dalam cabling.</p>
<p>Dari 8 kabel (4 pair) UTP kabel, yang terpakai sebetulnya hanya 4 kabel (dua  pair). dua kabel untuk TX atau transfer data dan dua kabel untuk RX atau  menerima data. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh  sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai  haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut  saling melilit dan memiliki warna / stripe yang sama. Menurut standar <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/TIA/EIA-568-B" title="TIA/EIA-568-B">TIA/EIA-568-B</a> pasangan  kabel yang dipakai adalah pasangan orange-orange putih dan hijau-hijau  putih.</p>
<p>Sementara pin yang dipakai dari delapan pin yang dimiliki RJ-45 yang terpakai  adalah Pin nomor 1-2-3-6 sementara nomor 4-5-7-8 tidak terpakai untuk transfer  dan receive data Alias nganggur.</p>
<p>Berikut ini susunan kabel standar menurut warna pada posisi stright dan pada  posisi cross.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj45-straight.png" title="rj45-straight.png"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-straight.png" alt="rj45-straight.png" />  </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/rj45-crossover.png" title="rj45-crossover.png"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-crossover.png" alt="rj45-crossover.png" /></a></p>
<p>Crossover / cross cable adalah kabel yang secara manual maping signal output  pada satu konektor ke input di konektor yang satu nya lagi atau TX + dari satu  konektor di Maping ke RX + di konektor yang lain dan TX &#8211; di konektor yang satu  ke RX &#8211; di konektor yang lain.</p>
<p>Susunan kabel berdasar TX dan RX adalah sebagai berikut. Silahkan klik gambar  tabel dibawah.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/txrx.png" title="txrx.png"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/txrx.png" alt="txrx.png" /></a></p>
<p>Cross cable biasa dipakai untuk koneksi dari PC to PC / PC to Router,  Pokoknya semua koneksi dari alat yang biasanya koneksi melalui switch atau hub  tetapi dipasang secara langsung. Berikut ini contoh posisi kabel dalam kondisi  crossover.</p>
<p>Gambar paling kiri adalah posisi warna pada satu sisi dan sisi yang lainnya  berdasarkan standar internasional T568A dan T568B. Nomor konektor dihitung dari  sebelah kiri dengan kondisi konektor bagian pinnya menghadap kita.</p>
<p>Gambar tengah adalah contoh kabel cross yang sudah jadi dan gambar berikutnya  adalah contoh cross over adapter yaitu alat yang bisa membuat stright cable  menjadi cross apabila anda tidak ingin merubah konektor dengan cara memotong  nya.</p>
<p><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/crosscable.png" title="crosscable.png"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/crosscable.png" alt="crosscable.png" /> </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif" title="739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif" alt="739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif" />  </a><a href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG" title="800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG" alt="800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG" /></a></p>
<p>Sementara untuk stright cable anda tidak perlu repot memikirkan cross over  anda cukup menyamakan posisi kabel di satu sisi dengan sisi lainnya.</p>
<p>Ok sekarang anda sudah tahu apa itu cross dan apa itu stright. Sekarang Tips  untuk memasang Kabel ke Konektor.</p>
<p>1. Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping  tool.</p>
<p>2. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang  1 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian  seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)</p>
<p>3. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Untuk konektor pertama selalu susun  dengan susunan standar untuk Stright atau T568A. Apabila anda merasa kurang  nyaman dengan susunan kabel coba tarik sedikit semua kabel yang telah dikupas  sementara tangan yang satu lagi memegang bagian kabel yang tidak terkupas.  Kemudian susun kembali dengan cara memelintir dan membuka lilitan pasangan  kabel.</p>
<p>4. Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan  pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.</p>
<p>5. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian  yang hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool  adalah pemotong kabel) sampai rapih. Usahakan jarak antara pembungkus kabel  sampai ujung kabel tidak lebih dari 1cm.</p>
<p>6. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel  yang tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung  kabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus  ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah.</p>
<p>7. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan  baik ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimpt  tool untuk di pres. Ketika konektor dalam kondisi didalam crimp tool anda bisa  memastikan kembali kabel sudah sepenuhnya menyentuh bagian dapet RJ-45 dengan  cara mendorong kabel kedalam RJ-45. Pastikan juga bahwa bagian pembungkus kabel  sebagian masuk kedalam konektor RJ-45.</p>
<p>8. Kemudian anda bisa menekan crimp tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45  masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang kecil. Apabila anda kurang kuat  menekan kemungkinan kabel UTP tidak tersobek oleh pin RJ-45 sehingga kabel  tersebut tidak konek. Dan apabila pembungkus bagian luar tidak masuk kedalam  konektor RJ-45, apabila kabel tersebut sering digerak-gerakan, kemungkinan besar  posisi kabel akan bergesar dan bahkan copot.</p>
<p>9. Lakukan langkah-langkah diatas untuk ujung kabel yang satu nya lagi.</p>
<p>10. Apabila anda yakin sudah memasang kabel UTP ke RJ-45 dengan kuat  selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada. Apabila anda  tidak memiliki LAN tester jangan takut anda cukup melihat kembali kabel yang  sudah terpasang, memastikan bahwa anda sudah cukup kuat memasang nya dan semua  ujung kabel terlihat dari bagian depan RJ-45 maka hampir bisa dipastikan  pemasangan kabel UTP tersebut sukses.</p>
<p>11. Silahkan di coba dan good luck <img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/icon_smile.gif" class="wp-smiley" alt=")" /></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=17&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/memasang-kabel-utp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/cat5_network_cable.png" medium="image">
			<media:title type="html">cat5_network_cable.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/fs-tp100blu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fs-tp100blu.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/gc-cat6b.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gc-cat6b.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj-45.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rj-45.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-plug-empty.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rj45-plug-empty.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj11-44.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rj11-44.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj11-plug-pins.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rj11-plug-pins.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/crimptool.gif" medium="image">
			<media:title type="html">crimptool.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/350129___02.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">350129___02.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/lantest.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lantest.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/400-011.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">400-011.JPG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-straight.png" medium="image">
			<media:title type="html">rj45-straight.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/rj45-crossover.png" medium="image">
			<media:title type="html">rj45-crossover.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/txrx.png" medium="image">
			<media:title type="html">txrx.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/crosscable.png" medium="image">
			<media:title type="html">crosscable.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif" medium="image">
			<media:title type="html">739px-vergleich_2von2_crossoverkabel.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG" medium="image">
			<media:title type="html">800px-crossover_adapter_dsc01805.JPG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/pasang-kabel-utp-sendiri_files/icon_smile.gif" medium="image">
			<media:title type="html">)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Istilah-istilah Jaringan</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/istilah-istilah-jaringan/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/istilah-istilah-jaringan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:10:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Network Operations Center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/istilah-istilah-jaringan/</guid>
		<description><![CDATA[Attenuation,HUP,dkk Di Posting Oleh gigih &#160; Attenuation ----------- Attenuation mengacu pada pelemahan sinyal selama ia berjalan melalui kabel.Ia kadang disebut sebagai roll off. Selama sinyal mengalir melalui kawat, gelombang kotaknya berubah bentuk sejauh ia mengalir.Jadi, attenuasi sebenarnya  adalah fungsi dari panjang kabel.Jika sinyal mengalir terlalu jauh,ia bisa menurun kualitasnya sehingga stasiun penerimanya tidak mampu lagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=16&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table class="contentpaneopen">
<tr>
<td class="contentheading" width="100%">Attenuation,HUP,dkk</td>
<td class="buttonheading" align="right" width="100%"><a href="void%20window.open('http://noc.unila.ac.id/index2.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=216&amp;Itemid=68&amp;pop=1&amp;page=0',%20'win2',%20'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=640,height=480,directories=no,location=no');" title="Print"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/index.php_files/printButton.png" alt="Print" align="middle" border="0" /> </a></td>
<td class="buttonheading" align="right" width="100%"><a href="void%20window.open('http://noc.unila.ac.id/index2.php?option=com_content&amp;task=emailform&amp;id=216',%20'win2',%20'status=no,toolbar=no,scrollbars=yes,titlebar=no,menubar=no,resizable=yes,width=400,height=250,directories=no,location=no');" title="E-mail"><img src="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/index.php_files/emailButton.png" alt="E-mail" align="middle" border="0" /> </a></td>
</tr>
</table>
<table class="contentpaneopen">
<tr>
<td colspan="2" align="left" valign="top" width="70%"><span class="small">Di Posting  Oleh gigih </span></td>
</tr>
<tr>
<td class="createdate" colspan="2" valign="top">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" valign="top">
<pre>Attenuation
-----------
Attenuation mengacu pada pelemahan sinyal selama ia
berjalan melalui kabel.Ia kadang disebut sebagai roll off.

Selama sinyal mengalir melalui kawat, gelombang kotaknya
berubah bentuk sejauh ia mengalir.Jadi, attenuasi sebenarnya
 adalah fungsi dari panjang kabel.Jika sinyal mengalir terlalu
jauh,ia bisa menurun kualitasnya sehingga stasiun penerimanya
tidak mampu lagi menginterpretasikannya dan komunikasi
akan gagal.

Repeater dapat digunakan untuk menambah kekuatan sinyal pada
baseband network sehingga ia bisa mengalir lebih jauh.
Amplifier melakukan fungsi yang sama pada brodband network.</pre>
<pre>
Repeater
--------

Repeater adalah sebuah device yang meregenerasi/menghasilkan kembali
sinyal yang ditransmisikan pada kabel. Repeater mengijinkan sinyal
untuk mengalir diluar batas keterbatasan panjang kabel. Sebuah
repeater tidak melakukan translasi atau filterisasi paket.

Repeater mempunya beberapa karakteristik:
- digunakan untuk meregenerasi sinyal baseband yang ada digunakan
- terutama pada topologi bus koaksial (linear) segmen yang dihubungkan
- oleh sebuah repeater harus menggunakan metode media access control
- (MAC) yang sama (misalnya, sebuah repeater tidak bisa melewatkan
- traffic antara ethernet dan token ring) repeater bisa melewatkan
- traffic antara beberapa media yang berbeda (misalnya, coax ke fiber
- optic) jika interface yang sesuai tersedia repeater tidak melakukan
- akselerasi atau mengubah sinyal, ia hanya meregenerasinya saja.
- repeater tidak melalukan filter packet atau batasan
- kongesti/kemacetan.  repeater akan melewatkan paket broadcast
- repeater beroperasi di physical layer pada model OSI fungsi dasar
- dari repeater (regenerasi sinyal) bisa dilakukan oleh device-device
- penghubung (misalnya hub atau bridge).

Karena repeater tidak melakukan apa-apa terhadap filterisasi atau
pembatasan traffic, ia seharusnya dilihat terutama sebagai penghubung
workstasion yang jauh, tidak sebagai penambah workstasion
tambahan. Dengan kata lain, repeater seharusnya digunakan untuk
menambahkan jarak dari network, bukan kepadatannya.

Batasan jumlah repeater yang dapat digunakan
--------------------------------------------

Ada batasan jumlah repeater yang bisa digunakan. Jumlah repeater
terbatas oleh aturan 5-4-3. Pada aturan ini hanya ada tidak lebih dari
5 segmen dengan tidak ada lebih dari 4 reater antara 2 station. Hanya
3 dari 5 segmen bisa dipopulasikan (yaitu, berisi node atau
host). Pada kasus ini sebuah station adalah bridge, router atau
gateway. Jadi, penambahan bridge mengijinkan penambahan repeater yang
digunakan pada LAN.

HUB
---

Hub adalah istilah umum yang digunakan untuk menerangkan sebuah
central connection point untuk komputer pada network. Fungsi dasar
yang dilakukan oleh hub adalah menerima sinyal dari satu komputer dan
mentransmisikannya ke komputer yang lain.

Sebuah hub bisa active atau passive. Active hub bertindak sebagai
repeater; ia meregenerasi dan mengirimkan sinyal yang
diperkuat. Passive hub hanya bertindak sebagai kotak sambungan; ia
membagi/memisahkan sinyal yang masuk untuk ditransmisikan ke seluruh
network.

Hub adalah central utnuk topologi star dan mengijinkan komputer untuk
ditambahkan atau dipindahkan pada network dengan relatif mudah.

Kapabilitas yang disediakan hub
-------------------------------

Fungsi tambahan selain sebagai central connection point, hub
menyediakan kemampuan berikut:
- memfasilitasikan penambahan, penghilangan atau pemindahan
- workstation.  menambah jarak network (fungsi sebagai repeater)
- menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda
- (Ethernet, Token Ring, FDDI).  menawarkan feature yang fault
- tolerance (isolasi kerusakan) memberikan manajemen service yang
- tersentralisasi (koleksi informasi, diagnostic)

Kekurangannya, hub cukup mahal, membutuhkan kabel tersendiri untuk
berjalan, dan akan mematikan seluruh network jika ia tidak berfungsi.

Cara kerja Hub
--------------

Hub pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia
mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya
ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan
melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan
memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena
paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host
(meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).

Switch
------

Switch adalah hub pintar yang mempunyai kemampuan untuk menentukan
tujuan MAC address dari packet. Daripada melewatkan packet ke semua
port, switch meneruskannya ke port dimana ia dialamatkan. Jadi, switch
dapat secara drastis mengurangi traffic network.

Switch memelihara daftar MAC address yang dihubungkan ke port-portnya
yang ia gunakan untuk menentukan kemana harus mengirimkan
paketnya. Karena ia beroperasi pada MAC address bukan pada IP address,
switch secara umum lebih cepat daripada sebuah router.

MSAU
----

MSAU adalah Multistation Access Unit yang berfungsi seperti hub pada
network Token Ring. MSAU mempunyai kemampuan untuk membypass kabel
yang putus atau station yang gagal untuk memelihara integritas
ringnya.

Concentrator
------------

Concentrator atau wiring concentrator mirip dengan hub dan kedua
istilah ini sering dipertukarkan. Ia melayani sebagai central
connection point dimana sejumlah kabel yang datang bersatu. Sebuah hub
atau switch melakukan fungsi sebagai sebuah concentrator.

Pada bentuk yang paling sederhana, concentrator adalah multiport
repeater. Ia menggabungkan sejumlah line yang datang dengan sejumlah
line keluar. Beberapa concentrator dapat mengontrol error, menentukan
kualitas kabel, dan melakukan fungsi-fungsi administratif. Seperti
sebuah MSAU concentrator pada network ring menjaga ring tetap bekerja
jika workstation hilang atau dipindahkan.

Interconnectivity Device dan fungsinya
--------------------------------------

Bridge, router, dan gateway adalah interconnectivity device. Fungsi
utamanya adalah untuk menghubungkan segmen atau multiple network
menjadi single, sistem yang heterogen dimana komputer-komputer dapat
berkomunikasi. Device ini kadang disebut sebagai relay.

Bridge
------

Bridge adalah relay atau interconnecting device yang digunakan untuk
menggabungkan beberapa LAN.

Sebuah bridge dapat:
- menghubungkan segmen network bersama memfilter traffic dengan
- membaca packet addressnya menghubungkan network yang berbeda
- (Ethernet dan Token Ring) jika level protokol yang lebih tingginya
- sama atau bisa ditranslasikan

Sebuah bridge tidak dapat:
- menentukan jalur mana yang paling efisien untuk mentransmisikan data
- menyediakan fungsi traffic management (melewatkan kemacetan)

Fungsi-fungsi bridge dapat dilakukan oleh sebuah server atau device
bridge mandiri.

Aturan umumnya adalah tidak boleh ada lebih dari empat bridge pada
satu LAN.

Pelewatan traffic antara segemen-segmen LAN
-------------------------------------------

Sebuah bridge mengecek MAC Address dari tiap paket yang
diterimanya. Bridge menentukan alamat tujuan paket dan
membandingkannya dengan tabel routing yang dipeliharanya. Berdasarkan
pembandingan ini, bridge melakukan tiga tugas:

1. Jika alamat tujuan pada routing tabel dan berlokasi di segmen yang
1. sama dengan pengirim, packet dihilangkan. (Tidak ada keperluan
1. untuk melewatkannya melalui bridge jika ia dialamatkan ke host
1. didalam segmennya.)

2. Jika alamat tujuan berada dalam routing tabel dan berlokasi pada
2. segmen yang berbeda, paket kemudian diteruskan ke segmen tersebut.

3. Jika alamat tujuan tidak berada pada tabel routing, paket kemudian
3. diteruskan ke semua segmen.

Catat bahwa saat bridge menerima packet dari satu host yang
dialamatkan kehost pada sisi yang lain, bridge melewatkan frame date
melalui koneksi tersebut. Jika bridge mendeteksi traffic yang
dialamatkan ke segmen aslinya, ia tidak mengijinkan ia untuk
lewat. Dengan cara ini bridge melakukan fungsi filtering yang
mengurangi keseluruhan network traffic.

Meskipun bridge dapat mempelajari MAC address dari station pada
network, ia tidak dapat menentukan jalur yang paling efisien untuk
mengirimkan data. Tugas ini membutuhkan sebuah router.

Pembuatan routing table oleh bridge
-----------------------------------

Routing tabel untuk bridge berbeda dengan routing tabel yang digunakan
oleh router. Routing tabel yang digunakan bridge bersasarkan pada MAC
address bukannya IP address. Tidak seperti router, bridge tidak
berbicara dengan sesamanya untuk mengupdate routing
tabelnya. Walaubagaimana, kebanyakan bridge dapat memonitor dan
mempelajari alamat dari tiap-tiap station pada network. Mereka
menggunakan informasi ini untuk membentuk routing table.

Saat bridge menerima sebuah packet, ia menguji sumber MAC addressnya
dan menggunakan informasi ini untuk menambah atau mengupdate routing
tabelnya. Sebuah bridge hanya perlu mengetahui suatu MAC address
berada pada segmen yang mana sehingga ia bisa secara tepat meneruskan
paketnya. Saat ia menguji sebuah paket, ia mungkin tidak tahu pada
segmen yang mana alamat tujuan berada, tapi ia tahu dari segmen yang
mana paket berasal. Jadi MAC address sumber dan segmennya ditambahkan
ke routing tabelnya. Setiap waktu routing tabelnya diupdate dengan
semua MAC address dan segmen.

Network Partitioning
--------------------

Jika performansi network menurun karena berlebihan traffic, satu
kemungkinan solusi adalah mempartisi/membagi network menjadi dua atau
lebih segmen. Sebuah network dapat dipartisi menggunakan
bridge. Bridge ini disisipkan antara dua segmen LAN dan sebagaimana
traffic mengalir melalui LAN, bridge ini memfilter dan meneruskan
sesuai dengan alamatnya. Hanya traffic yang ditujukan ke segmen yang
lain yang diijinkan melewati bridge.

Partitioning kadang disebut juga sebagai segmenting network.

Keuntungan partitioning (segmenting) network
--------------------------------------------

Jika kelebihan traffic mulai menurunkan performance, salah satu solusi
adalah mempartisi networknya.

Sebagai contoh, asumsikan sebuah network perusahaan menghubungan
departemen accounting dan marketing yang menghasilkan sejumlah message
berikut selama hari kerja: Marketing ke Marketing: 200; Marketing to
Accounting: 100; Accounting to Marketing: 100; dan Accounting ke
Accounting: 200.

Tanpa partisi, semua traffic akan mengalir melalui kedua
departemen. Jadi, 600 message akan diarahkan ke tiap-tiap
host. Bagaimanapun, jika kedua departemen dipartisi dengan
memisahkannya dengan bridge, semua message internal marketing akan
tetap berada pada sisi networknya. Hanya Message yang ditujukan ke
accounting yang melewati bridge ke segmen accounting. Kebalikannya
juga berlaku. Segmen marketing tidak akan dipenuhi dengan message
internal dari accounting. Hasilnya adalah 50% penurunan pada
keseluruhan network traffic; setiap segmen sekarang hanya memproses
300 message.

Sebagai aturan umum, jika apa yang anda inginkan adalah partisi
network, bridge adalah piliha utama daripada sebuah router karena ia
beroperasi dengan overhead yang lebih sedikit.

Masalah potensial yang terjadi saat menghubungkan Ethernet dan Token
Ring LAN dengan Bridge
----------

Bridge mampu untuk menghubungkan LAN yang menggunakan physical dan
MAC-layer protokol yang berbeda, seperti Ethernet dengan Token
Ring. Bagaimanapun, ada beberapa masalah potensial dengan koneksi ini:

- Token ring mempunyai mekanisme untuk mensetting prioritas
- transmisi. Ethernet tidak.  Paket ethernet lebih kecil dan
- strukturnya berbeda dengan paket token ring Informasi paket ethernet
- dikodekan berbeda dengan paket token ring Ethernet menggunakan
- transparent bridging untuk mengidentifikasikan alamat network dan
- token ring menggunakan source routing

Sebuah transalation bridge bisa digunakan untuk mengeliminasi
kemungkinan masalah berhubungan dengan penggabungan LAN ethernet dan
token ring. Dibanding yang lainnya, bridge tipe ini mampu untuk
menghilangkan data dari satu frame (misalnya ethernet) dan
mempackagenya kembali menjadi frame yang lain (misalnya token ring).

Keuntungan yang disediakan bridge
---------------------------------

Bridge adalah sebuah relay atau interconnecting device yang bisa
digunakan untuk menyediakan beberapa kemampuan berikut:

- Memperluas/menambah jarak dari network yang ada Menambah jumlah
- workstation pada network Mengurangi kemacetan trafic (dengan network
- partitioning) Menyediakan koneksi ke network yang berbeda (misalnya
- Ethernet ke Token Ring) Memindahkan data melalui intermediate
- network dengan protokol yang berbeda

Transparent bridging dan perbandingannya dengan source routing
--------------------------------------------------------------

Tranparent bridging dan source routing adalah dua teknik pembelajaran
yang digunakan oleh bridge untuk membentuk tabel alamat dari semua
station pada network. Tanpa adanya teknik ini, sistem administrator
harus secara manual mengupload alamat-alamatnya kedalam bridge.

- Transparent bridging digunakan pada network Ethernet. Bridge
- mempelajari alamat station dengan menguji jadai frame jika mereka
- lewat. Tabel alamat mengasosiasikan alamat sumber dari frame data
- dengan alamat networknya. Tabel ini direview terus menerus dan
- terupdate jika network berubah.

- Source routing digunakan pada network Token Ring. Bridge mempelajari
- alamat station dengan mempunyai sebuah node sumber yang mengirimkan
- paket penjelajah. Multipel paket explorer dikirimkan melalui network
- ke tujuannya. Kemudian mereka melaporkan kembali ke node sumber yang
- menentukan jalur yang paling efisien. Informasi jalur ini kemudian
- disimpan didalam bridge dan semua transmisi berikutnya menggunakan
- jalur ini.

Ingat dalam pikiran bahwa tujuan dari baik transparent bridging
ataupun source routing adalah untuk menjaga bridge membuat looping
dalam network. Perbedaannya adalah transparent bridging adalah metode
Ethernet untuk memblok looping dan source routing adalah metode Token
Ring untuk menghindari looping.

Spanning Tree Algorithm
-----------------------

Spanning Tree Algorithm (SPA) adalah proses yang digunakan untuk
mendeteksi dan menurup circular traffic patterns (looping). Ia
beroperasi dengan menutup beberapa ports pada bridge yang memberikan
beberapa jalur data ke seluruh network.

SPA mengindentifikasi sebuah root bridge dan kemudian menentukan jalan
melalui network ke root bridge berdasarkan harga termurah. Port bridge
yang menyediakan jalur redundan didisable untuk menghindari loop. Akan
tetapi, port-port ini dapat digunakan sebagai backup jika port
utamanya gagal.

Perbedaan utama antara bridge dan router adalah bahwa sebuah router
akan mensupport multiple path diantara networknya. Sebuah bridge hanya
bisa menentukan satu path.

Router
------

Router adalah relaying device yang digunakan untuk menghubungkan dua
atau lebih network, baik secara lokal ataupun melalui WAN. Kunci utama
kelebihan router adalah kemampuannya untuk menentukan path terpendek
ke tujuan. Tambahannya, router menawarkan kemampuan fault tolerance
untuk meroute traffice melalui link alternatif jika link utamanya
sibuk atau putus.

Router dapat mentransfer data antara dua network dengan protokol
lower-layer yang berbeda (Physical dan Data Link). Jadi, router bisa
menghubungkan Ethernet dengan Token Ring. Tapi, agar router berfungsi,
protokol pada Network layer dan layer yang lebih tinggi harus
sama. Sebagai tambahan, protokol harus routeable. Beberapa protokol
seperti NetBEUI tidak routeable.

Router beroperasi di Network layer pada model OSI. Tidak seperti
bridge, router melihat IP address, bukan MAC address. Lebih spesifik,
mereka hanya melihat pada Network ID dari alamat, bukan host ID.

Router tidak melewatkan broadcast. Badai broadcast dapat terjadi jika
banyak host melakukan broadcasting pada saat yang sama.

Routing Table
-------------

Routint table berisi entri dengan IP address interface router dari
network yang lain. Ia tidak berisi alamat untuk tiap host pada
tiap-tiap network. Ia hanya menyimpan alamat dari router yang
menyediakan interface ke network tersebut.

Umumnya routing tabel berisi empat potongan informasi: network address
(ID net tujuan); net mask (untuk menentukan subnetting); address dari
router untuk network id (near-side address); dan metric (jumlah hop ke
router tersebut).

Cara kerja router
-----------------

Router menggunakan routing tabel yang disimpan dalam memorynya untuk
membuat keputusan tentang kemana dan bagaimana paket dikirimkan.

Router melihat informasi dari paket yang diterimanya dengan menentukan
network id dari IP address. Kemudian ia mengecek network id ini pada
routing tabelnya untuk menentukan tujuannya. Jika router dapat
meneruskan paket secara langsung ke tujuan, ia akan melakukannya. Jika
tidak, ia mencari ip address dari router yang mempunyai interface
untuk network tersebut. Ia kemudian mengirim paket ke router tersebut
untuk diteruskan. Jika tidak ada entri yang sesuai pada routing tabel,
router akan mengirimkan paket ke gateway defaultnya.

Hop adalah pelewatan melalui sebuah router. Jika paket harus berjalan
melalui tiga router untuk sampai ke tujuannya, ia dikatakan mempunyai
3 hop.

Saat paket melewati router, MAC address sumber asli dan tujuan dibuang
dan dibuat kembali. (Tapi IP address sumber dan tujuan tidak
dirubah). MAC address sumber dari host pengirim diganti dengan
kepunyaan router dan MAC address tujuan diganti dengan kepunyaan
router berikutnya, atau, jika paket bisa diteruskan secara langsung,
diganti dengan kepunyaan host tersebut. Process penghilangan dan
pembuatan kembali MAC address membutuhkan sumber pemrosesan.

Perbedaan antara static dan dynamic router
------------------------------------------

Ada dua tipe router: static dan dynamic. Static router dikonfigurasi
secara manual. Routing tabelnya diset manual dan disimpan dalam
router. Tidak ada informasi sharing diantara sesama router. Hal ini
mengakibatkan keterbatasan yang jelas karena ia tidak dapat secara
otomatis menentukan route terbaik; ia selalu menggunakan rute yang
sama yang kemungkinan bukan rute terbaik. Jika route berubah, static
router harus diupdate secara manual. Karena static router menyediakan
control penuh pada routing tabelnya, ia lebih aman dibanding dynamic
router.

Dynamic router mampu membuat routing tabelnya sendiri dengan berbicara
ke sesama router. Untuk melakukannya ia menemukan route dan route
alternatif yang berada pada network. Dynamic router bisa membuat
keputusan pada route yang mana sebuah paket mencapai tujuan. Umumnya
ia mengirimkan paket ke route yang paling efisien; salah satu yang
menghasilkan jumlah hop lebih sedikit. Bagaimanapun, jika route macet,
dynamic route dapat mengirimkan paket ke route alternatif.

Pertukaran informasi antara router
----------------------------------

Dynamic router menggunakan apa yang disebut sebagai 'interior gateway
protocol' untuk mempertukarkan informasi routingnya. Dua dari protokol
yang paling umum adalah RIP (Routing Information Protocol) dan OSPF
(Open Shortest Path First). RIP menggunakan distance-vector algorithm
(DVA) untuk menghitung path routingnya. DVA mendasarkan keputusan
routingnya pada jumlah hop yang paling sedikit dan mempertukarkan
routing tabelnya diantara router-router yang lain setiap 30
detik. OSPF menggunakan sebuah link-state algorithm yang membutuhkan
pemrosesan yang lebih besar dibanding DVA tapi menawarkan kontol
lebih. Tabel routing diupdate sebagaimana memungkinkan.

Geteway
-------

Gateway adalah relaying device yang palin pintar. Ia bisa digunakan
untuk interkoneksi sistem dengan protokol, format, bahasa, dan
arsitektur yang berbeda dengan cara bertindak sebagai sebuah
translator.

Sebuah gateway dapat digunakan untuk menghubungan dua sistem yang
secara penuh berbeda seperti sebuah mainframe (SNA) dengan sebuah PC
LAN (IPX/SPX). Hal ini mungkin karena gateway melakukan fungsi
translasi protokol. Sebagai translator, sebuah gatewah merepackage
data yang datang dan merubah syntaxnya untuk match dengan sistem
tujuannya.

Karena translation adalah proses yang complex, gateway cenderung lebih
lambat dan dapat menjadi bottleneck pada network.

Gateway umumnya dikatakatan untuk berfungsi di application layer pada
model OSI. Pada kenyatannya, ia melakukan fungsi keseluruhan layernya.</pre>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=16&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/istilah-istilah-jaringan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/index.php_files/printButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">Print</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dcrackerz.wordpress.com/wp-admin/index.php_files/emailButton.png" medium="image">
			<media:title type="html">E-mail</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Basic Command Linux</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/basic-command-linux/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/basic-command-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Command]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/basic-command-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini beberapa perintah dasar yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan meng-administrasi sistem berbasis Linux pada mode command-line-interface atau biasa disebut mode KONSOLE. Tulisan ini dapat pula di download PDFnya dari menu download. Pentunjuk pembacaan penulisan : 1. Setiap bagian perintah memiliki 3 bagian, yaitu arti atau kegunaan, syntax dan contoh. Contoh dapat lebih dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=15&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Berikut ini beberapa perintah dasar  yang biasa digunakan untuk mengoperasikan dan meng-administrasi sistem berbasis  Linux pada mode </span></span><strong><em><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">command-line-interface</span></em></strong><em><span style="font-size:8pt;line-height:150%;"> </span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">atau biasa  disebut mode</span></span><em><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">  </span></em><strong><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">KONSOLE</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">. Tulisan ini  dapat pula di download PDFnya dari menu download.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;"><span class="mainpage"><!-- @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } --><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Pentunjuk pembacaan penulisan  :</span></span></p>
<p style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:5pt 0 0 36pt;">1.<span style="font-size:7pt;line-height:150%;"> </span><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Setiap bagian perintah memiliki 3  bagian, yaitu arti atau kegunaan, syntax dan contoh. Contoh dapat lebih dari  satu sesuai dengan kebutuhan.</span></span></p>
<p style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:5pt 0 0 36pt;">2.<span style="font-size:7pt;line-height:150%;"> </span><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Kata yang </span></span><strong><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">tebal </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">dan diikuti tanda  baca </span></span><strong><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">‘:’  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">adalah nama/judul  perintah.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">3.<span style="font-size:7pt;line-height:150%;">  </span><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Bagian yang <span style="background-attachment:scroll;"><span style="background:silver none repeat scroll 0 50%;"><span style="background-attachment:scroll;">berlatar-belakang  gray</span></span></span> adalah output dari komputer dan dapat  diaplikasikan/dipraktekkan menggunakan </span></span><strong><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">KONSOLE. </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Perlu diingat,  saat mencoba menggunakan dengan </span></span><strong><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">KONSOLE</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;"> perhatikan  parameter-parameter yang digunakan. Bisa saja Anda menggunakan parameter yang  berbeda dengan contoh. Akan lebih baik jika Anda mencoba bersama  rekan/teman</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;"><span></span></span><span style="display:none;"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;"><span id="more-15"></span></span></span><strong><span style="font-size:8pt;">alias : </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk membuat </span></span><em><span style="font-size:8pt;">alias </span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">dan menampilkan </span></span><em><span style="font-size:8pt;">alias</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> yang sudah di</span></span><em><span style="font-size:8pt;">set</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> sebelumnya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menampilkan alias yang sudah di</span></span><em><span style="font-size:8pt;">set </span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">sebelumnya</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  alias</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">alias d=’dir’</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">alias ls=’/usr/bin/ls  -l’</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">alias v=’vdir’</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">alias vdir=’/usr/bin/ls $LS_OPTIONS  –format=long’</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">membuat </span></span><em><span style="font-size:8pt;">alias</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> baru yaitu </span></span><em><span style="font-size:8pt;">dir</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> yang fungsinya sama dengan ls</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ alias  dir=’/usr/bin/ls -l’</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">cp: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Copy, untuk melakukan proses </span></span><em><span style="font-size:8pt;">copy file</span></em></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : cp [options] file_sumber  file_tujuan</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : copy file dari direktori /data/mhs1/otomatis.sh  ke /data/mhs2/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ cp  /data/mhs1/otomatis.sh /data/mhs2/</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">chmod: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk mengganti perijinan pada file atau  direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : chmod [options]  file_atau_direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : Mengganti perijinan file /data/mhs1/otomatis.sh  dari 664 menjadi 755</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ chmod 755  /data/mhs1/otomatis.sh</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">chown: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Mengganti kepemilikan atas file atau  direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : chown [options]  username:groupname</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : Mengganti kepemilikan file  <u>/data/otomatis.sh</u> yang sebelumnya dimiliki oleh user yang bernama  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">labcrew</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> menjadi </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">labcrew2</span></strong></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ chown  labcrew2:labcrew2 /data/otomatis.sh</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">chgrp: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk mengganti grup pemilik suatu file atau  direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : chgrp [options] groupname</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ chgrp labcrew  /data/otomatis.sh</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">clear: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk membersihkan tampilan layar  monitor</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : clear</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Note : untuk melakukan </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">clear</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> dengan cepat, Anda dapat menggunakan kombinasi tombol  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">CTRL + L</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">cat:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan  isi dari suatu file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : cat nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : menampilkan isi file  /etc/issue.net</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ cat  /etc/issue.net</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Welcome to  client10.dejavu.war.net.id. Unauthorized access is prohibited  !</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">cd: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Change Directory, untuk berpindah/berganti  direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : cd nama_direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : berganti ke direktori  praktikum</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]# cd  praktikum</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">cal: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan kalender.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : cal</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  cal</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">November 2006</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Su</span></span><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> Mo</span></span><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> Tu We Th Fr Sa</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">1 2 3 4</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">5 6 7 8 9 10 11</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">12 13 14 15 16 17  18</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">19 20 21 22 23 24  25</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">26 27 28 29 30</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">date: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan informasi tanggal dan waktu saat  ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : date</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  date</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Thu Nov 16 23:15:35 UTC  2006</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">du: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk oleh suatu  direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : du [options]</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : Menampilkan penggunaan kapasitas harddisk pada  direktori /home/kave dengan option -h (human readable) agar lebih mudah dalam  pembacaan karena hasil yang ditampilkan sudah dikonversi dalam bentuk KiloByte,  MegaByte bahkan GigaByte (jika diperlukan).</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ du  -h</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">12K  ./.config/xfce4/xffm</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">36K  ./.config/xfce4/desktop</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">12K  ./.config/xfce4/panel</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">4.0K  ./.config/xfce4/xfwm4</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">68K  ./.config/xfce4/mcs_settings</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">..</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">..</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">20K  ./.nvu/plstbxas.default/extensions</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">4.0K  ./.nvu/plstbxas.default/chrome</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">1.6M  ./.nvu/plstbxas.default</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">1.7M ./.nvu</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">233M .</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">df: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan penggunaan partisi harddisk secara  keseluruhan. df -h</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : df [options]</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : df dengan option -h untuk menghasilkan tampilan  yang sudah dikonversi dalam bentuk KiloByte, MegaByte bahkan GigaByte (jika  diperlukan).</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ df  -h</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Filesystem Size Used Avail Use%  Mounted on</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">/dev/hda6 3.7G 3.1G 434M 88%  /</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">/dev/hda7 2.3G 281M 2.0G 13%  /home</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">file : </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk melihat tipe file. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : file nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ file  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">index.html: HTML document  text</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ file  yakult_01.jpg</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">yakult_01.jpg: JPEG image data, JFIF  standard 1.02</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ file  sdat4866.exe</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">sdat4866.exe: MS-DOS executable  (EXE), OS/2 or MS Windows</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Dalam hal ini, perintah “file” akan  menganalisa file yang diberikan, bukan berdasarkan pada extension suatu file.  Sebagai contoh jika suatu file ber-ekstensi .doc tetapi sebenarnya adalah file  gambar dalam format JPEG maka perintah “file” akan menemukan file tersebut dalam  kondisi yang sebenarnya.</span></span></p>
<p style="margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ mv yakult_05.jpg  yakult.doc</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">(perintah ini untuk merubah file  yakult_05.jpg menjadi yakult.doc)</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ file  yakult.doc</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">yakult.doc: JPEG image data, JFIF  standard 1.01</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">(perintah “file” dapat membuktikan  bahwa file yakult.doc sebenarnya adalah file gambar dalam format  JPEG.)</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">grep:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk mencari  suatu </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">“string” atau “pattern”  tertentu </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">pada  suatu file.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : grep PATTERN nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : mencari PATTERN “center” pada file  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ grep center  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">&lt;center&gt;</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">&lt;td align=center&gt;&lt;a  xhref=”http://www.ilmukomputer.com/home.php”&gt;&lt;img  xsrc=”/images/ikc-old.jpg” border=0&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;VERSI  KONVENSIONAL&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">&lt;td align=center&gt;&lt;a  xhref=”http://www.ilmukomputer.org”&gt;&lt;img xsrc=”/images/ikc-blog.jpg”  border=0&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;VERSI  BLOG&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/center&gt;</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Perhatikan bahwa setiap baris di  atas mengandung kata “center” sesuai dengan PATTERN yang  diinginkan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">head:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Secara default  menampilkan 10 baris pertama pada suatu file. Jika ingin menampilkan jumlah  baris yang berbeda dapat menggunakan option -n diikuti jumlah baris yang  diinginkan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : head [options] nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : menampilkan 15 baris pertama pada file  guitar.txt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ head -n15  guitar.txt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">To Her With Love Tab by Karas  Flowers, www.Ultimate-Guitar.Com</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">To Her, With Love</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Kara?s Flowers</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">The Fourth World</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Tabbed by: Danielle  Weitzman</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Email: <!--  var prefix = '&#109;a' + 'i&#108;' + '&#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy34179 = 'J&#101;w&#101;lg&#105;rl04' + '&#64;';  addy34179 = addy34179 + '&#97;&#111;l' + '&#46;' + 'c&#111;m';  document.write( '' );  document.write( addy34179 );  document.write( '' );  //-->\n  Jewelgirl04@aol.com &lt;!– document.write( ‘<span>‘ ); //–&gt;<span style="display:none;">This email address is being protected from spam bots, you  need Javascript enabled to view it  <!--  document.write( '' );  //--></span></span></span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Tuning: Eb Ab Db Gb Bb  eb</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Intro</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">e|————————————————————-|</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">history: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan  sebelumnya. Note: Linux memiliki fasilitas untuk menyimpan perintah-perintah  yang pernah digunakan. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : history</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  history</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">1 su -</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">2 su -</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">3 su &#8211; </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">225 grep center  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">226 ls -l</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">227 cat ada</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">228 mv ada  guitar.txt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">229 head -n15  guitar.txt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">230 history</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">init: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk mengganti </span></span><em><span style="font-size:8pt;">run level. </span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Note: Karena penggunaan run level adalah hal yang  berpengaruh besar pada sistem, maka untuk melakukan ini harus menggunakan  </span></span><strong><em><span style="font-size:8pt;">SUPER-USER</span></em></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> atau yang memiliki kemampuan sama dengan  </span></span><strong><em><span style="font-size:8pt;">root</span></em></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : init run_level</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">ls:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk  menampilkan isi dari suatu direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : ls [options]  nama_file_atau_direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ ls  -l</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">total 1060</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">drwx—— 3 kave kave 4096 2006-11-16  22:40 Desktop/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">drwxr-xr-x 2 kave kave 4096  2006-09-23 15:26 Pictures/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">drwxr-xr-x 6 kave kave 4096  2004-05-23 15:31 RealPlayer8/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">drwxr-xr-x 2 kave kave 4096  2006-09-02 11:31 Trash/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 4132 2006-09-15  12:41 acne3.jpeg</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 1684 2006-10-02  13:09 dance.doc</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 12763  2006-09-21 13:59 geng\ 5l.png</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">drwxr-xr-x 9 kave kave 4096  2006-09-03 02:51 google-earth/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 4415 2006-10-02  13:05 guitar.txt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 38859  2006-09-30 13:43 iPING.odt</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 2162 2006-09-15  13:03 images.jpeg</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 1045 2006-09-27  21:33 index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">-rw-r–r– 1 kave kave 38306  2006-10-14 12:38 lahiran1.odg</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">option -l berfungsi untuk  menampilkan file dalam format </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">long </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">seperti yang terlihat pada contoh. Jika tidak menggunakan  option -l maka hasilnya akan seperti di bawah ini :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  ls</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Desktop/ acne3.jpeg google-earth/  lahiran1.odg </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Flash\ Disk@ dance.doc guitar.txt  </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Pictures/ dancedancelyrics.html  iPING.odt mp3@ </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">RealPlayer8/ floppy@ images.jpeg  oleg.odt </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Trash/ geng\ 5l.png index.html  ovalmain.gif </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">less:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk  menampilkan isi dari suatu file. Dengan perintah “less”, saat menampilkan suatu  file maka file akan terbuka dan dapat di </span></span><em><span style="font-size:8pt;">scroll-up &amp; scroll-down</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">. Untuk keluar dari tampilan “less”  dapat dilakukan dengan menekan tombol </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">‘q’. </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Perintah less ini lebih cocok dikatakan sebagai  </span></span><em><span style="font-size:8pt;">file-viewer</span></em><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">, karena dapat menampilkan file  tetapi tidak dapat melakukan proses </span></span><em><span style="font-size:8pt;">update/editing.</span></em></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : less nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : less index.html</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">man:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan  halaman bantuan/manual (help-page) untuk perintah yang diminta. Linux memiliki  kelengkapan dokumentasi yang sangat tepat untuk dijadikan referensi. Halaman  bantuan/manual ini biasanya selalu disertakan pada masing-masing  program/perintah dan yang bersifat sangat informatif. Untuk menampilkan  halaman-halaman manual, sistem menggunakan program </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">“less”</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">, karena itu untuk keluar dari halaman manual dapat  dilakukan dengan menekan tombol </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">‘q’.</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : man nama_perintah</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : menampilkan halaman manual dari perintah  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">‘ls’</span></strong></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ man  ls</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">LS(1) LS(1)</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">NAME</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">ls, dir, vdir &#8211; list directory  contents</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">SYNOPSIS</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">ls [options]  [file…]</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">dir [file…]</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">vdir [file…]</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">POSIX options: [-CFRacdilqrtu1]  [–]</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">mkdir: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Membuat direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : mkdir nama_direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ mkdir  praktikum</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">mv: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk memindahkan atau mengganti nama suatu file atau  direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : mv file_atau_direktori_sumber  file_atau_direktori_tujuan</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">memindahkan file guitar.txt ke direktori  praktikum</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ mv guitar.txt  praktikum/</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">mengganti nama direktori praktikum  menjadi praktikumlinux</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ mv praktikum  praktikumlinux</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">ping: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk melakukan test konektivitas/hubungan antara dua  komputer dalam suatu jaringan (LAN).</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : ping [options] ip-address</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ ping  192.168.0.203</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">PING 192.168.0.203 (192.168.0.203)  56(84) bytes of data.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">64 bytes from 192.168.0.203:  icmp_seq=1 ttl=64 time=4.00 ms</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">64 bytes from 192.168.0.203:  icmp_seq=2 ttl=64 time=0.167 ms</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">— 192.168.0.203 ping statistics  —</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">2 packets transmitted, 2 received,  0% packet loss, time 1004ms</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">rtt min/avg/max/mdev =  0.167/2.086/4.006/1.920 ms</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ ping  192.168.0.220</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">PING 192.168.0.220 (192.168.0.220)  56(84) bytes of data.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">From 192.168.0.210 icmp_seq=2  Destination Host Unreachable</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">From 192.168.0.210 icmp_seq=3  Destination Host Unreachable</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">From 192.168.0.210 icmp_seq=4  Destination Host Unreachable</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">— 192.168.0.220 ping statistics  —</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">4 packets transmitted, 0 received,  +3 errors, 100% packet loss, time 2999ms</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Note : Pada contoh pertama proses  PING berhasil mencapai tujuan yang berarti bahwa tes konektivitas berhasil,  sedangkan pada contoh kedua proses PING tidak berhasil yang ditandai dengan info  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">“Destination Host  Unreachable”.</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">pwd:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Present  Working Directory, menampilkan informasi direktori aktif saat  ini.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : pwd</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  pwd</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">/home/kave</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menunjukkan bahwa direktori aktif  saat ini adalah </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">/home/kave</span></strong></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">rm: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menghapus file/direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : rm [options]  nama_file_atau_direktori</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ rm -v  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">removed  `index.html’</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menghapus file  index.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ rm -rv  praktikum/</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">removed  `praktikum//guitar.txt’</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">removed directory:  `praktikum/’</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menghapus direktori  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">praktikum/</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> beserta </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">subdirektori</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> dan </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">semua file </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">yang ada di dalamnya. Dalam hal ini option  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">-r<em>  </em></span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">berguna  untuk menghapus direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">rmdir:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menghapus  direktori. Serupa dengan perintah </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">rm -r, </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">hanya saja perintah ini khusus untuk menghapus  direktori.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : rmdir [options]</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ rmdir  praktikum/</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">su: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk berganti user aktif. Jika hanya menggunakan  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">su</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> saja maka diasumsikan user yang  dituju adalah </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">root<em>.</em></span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : su [options] nama_user</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ su  kavein</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Password: (masukkan password di  sini)</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kavein@client10/home/kave]$</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">tail: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Secara default menampilkan 10 baris terakhir pada suatu  file. Jika ingin menampilkan jumlah baris yang berbeda dapat menggunakan option  -n diikuti jumlah baris yang diinginkan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : tail [options] nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : menampilkan 15 baris terakhir pada file  /etc/wgetrc</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ tail -n15  /etc/wgetrc</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># retrieved, by setting this to  on.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">#dirstruct = off</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># You can turn on recursive  retrieving by default (don’t do this if</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># you are not sure you know what it  means) by setting this to on.</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">#recursive = off</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># To always back up file X as X.orig  before converting its links (due</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># to -k / –convert-links /  convert_links = on having been specified),</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># set this variable to  on:</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">#backup_converted =  off</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># To have Wget follow FTP links from  HTML files by default, set this</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"># to on:</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">#follow_ftp = off</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">top: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Untuk menampilkan aplikasi yang menggunakan resource CPU  dan MEMORI terbesar pada sistem.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : top</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  top</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">top &#8211; 00:58:55 up 3:58, 1 user, load  average: 0.00, 0.02, 0.12</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Tasks: 92 total, 1 running, 91  sleeping, 0 stopped, 0 zombie</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Cpu(s): 2.7% us, 1.3% sy, 0.0% ni,  96.0% id, 0.0% wa, 0.0% hi, 0.0% si</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Mem: 256244k total, 231172k used,  25072k free, 1560k buffers</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Swap: 497972k total, 71324k used,  426648k free, 90504k cached</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">PID USER PR NI VIRT RES SHR S %CPU  %MEM TIME+ COMMAND</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">5057 root 15 0 162m 17m 2920 S 2.3  7.1 2:13.82 X</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">5144 kave 15 0 38552 15m 13m S 1.0  6.2 1:32.88 kded</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">17020 kave 16 0 2064 1072 824 R 0.3  0.4 0:00.05 top</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">1 root 16 0 668 72 44 S 0.0 0.0  0:00.50 init</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">2 root 34 19 0 0 0 S 0.0 0.0 0:00.02  ksoftirqd/0</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">3 root 10 -5 0 0 0 S 0.0 0.0 0:00.10  events/0</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">4 root 11 -5 0 0 0 S 0.0 0.0 0:00.01  khelper</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">5 root 10 -5 0 0 0 S 0.0 0.0 0:00.00  kthread</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">7 root 20 -5 0 0 0 S 0.0 0.0 0:00.00  kacpid</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">uname: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan informasi Sistem Operasi (distro, versi, nama  mesin dll).</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : uname [options]</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh :</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ uname  -a</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Linux client10.dejavu.war.net.id  2.6.13 #1 Sat Sep 3 21:11:20 PDT 2005 i686 unknown unknown  GNU/L</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">vi: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Teks editor vi.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : vi [nama_file]</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Beberapa perintah dasar </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">vi</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> yang banyak digunakan adalah :</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">i : masuk ke mode INSERT, agar dapat melakukan  pengetikan</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">dd : untuk menghapus sebanyak 1 baris.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">dnd : untuk menghapus sebanyak N baris.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">yyp : untuk meng-copy 1 baris penuh.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[ESC] : untuk keluar dari mode yang sedang  aktif.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">:w : untuk menyimpan file (w = write).</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">:q : untuk keluar dari vi (q = quit).</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">:wq : untuk menyimpan file dan langsung keluar dari vi  (wq = write quit)</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">who:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menampilkan  informasi user yang sedang login pada sistem.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : who</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  who</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">kave vc/1 Nov 17  01:01</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">kave :0 Nov 16  21:00</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menunjukkan bahwa sedang ada 2 user  yang aktif, yaitu ‘</span></span><strong><span style="font-size:8pt;">kave’</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> pada </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">vc/1 (mode teks)</span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;"> dan kave pada  </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">:0 (mode  grafis)</span></strong></p>
<p style="margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">whoami:  </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Menampilkan  informasi user yang digunakan.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : whoami</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$  whoami</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">kave</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menunjukkan bahwa user yang  digunakan saat ini adalah </span></span><strong><span style="font-size:8pt;">‘kave’</span></strong></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;"><strong><span style="font-size:8pt;">wc: </span></strong><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Word Count, menampilkan jumlah bytes, kata dan baris  dalam suatu fil</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Syntax : wc [options] nama_file</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">Contoh : </span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">[kave@client10~]$ wc  dance.html</span></span></p>
<p style="background:silver none repeat scroll 0 50%;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">203 855 9053  dance.html</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;">menunjukkan bahwa file dance.html  memiliki 203 baris, 855 kata dan 9035 bytes.</span></span></p>
<p style="background-attachment:scroll;margin:5pt 0 0 35.3pt;">sumber :  http://linux2.arinet.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=152&amp;Itemid=2</p>
<p style="background-attachment:scroll;margin-bottom:0;line-height:150%;text-align:center;" align="center"><span class="mainpage"><span style="font-size:8pt;line-height:150%;">Sekian dulu, Semoga  bermanfaat</span></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=15&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/basic-command-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perintah Dasar Linux (Wikipedia)</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/perintah-dasar-linux-wikipedia/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/perintah-dasar-linux-wikipedia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:05:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Command]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/perintah-dasar-linux-wikipedia/</guid>
		<description><![CDATA[Perintah dasar Linux From WikiLinuxIndonesia Jump to: navigation, search Oleh: iyan@palembang.linux.or.id Dari: http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25 Diadaptasi dari: Artikel 1 dan Artikel 2 Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta penjelasannya, dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai berikut: Perintah Keterangan any_command --help Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. &#8220;&#8211;help&#8221; sama dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=14&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 class="firstHeading">Perintah dasar Linux</h1>
<p><h3>From WikiLinuxIndonesia</h3>
<p>Jump to: <a href="#column-one">navigation</a>, <a href="#searchInput">search</a></p>
<p><!-- start content --><br />
Oleh: iyan@palembang.linux.or.id<br />
Dari: <a href="http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25" class="external free" title="http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25" rel="nofollow">http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25</a><br />
Diadaptasi  dari: <a href="http://palembang.linux.or.id/modules.php?op=modload&amp;name=News&amp;file=article&amp;sid=18&amp;mode=mode=thread&amp;order=0&amp;thold=0" class="external text" title="http://palembang.linux.or.id/modules.php?op=modload&amp;name=News&amp;file=article&amp;sid=18&amp;mode=mode=thread&amp;order=0&amp;thold=0" rel="nofollow">Artikel 1</a> dan <a href="http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25" class="external text" title="http://www.dariwindowskelinux.com/how-to/index.php?howto_id=25" rel="nofollow">Artikel 2</a></p>
<p>Perintah untuk berbagai operasi dasar di sistem operasi linux, beserta  penjelasannya, dapat saudara lihat pada tabel yang telah penulis susun sebagai  berikut:</p>
<table style="border-collapse:collapse;" border="1" cellpadding="2">
<tr>
<th>Perintah</th>
<th>Keterangan</th>
</tr>
<tr>
<td><tt><em>any_command</em> --help</tt></td>
<td>Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian perintah. &#8220;&#8211;help&#8221; sama  dengan perintah pada DOS &#8220;/h&#8221;.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ls</tt></td>
<td>Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux perintah <tt>dir</tt>  hanya berupa alias dari perintah <tt>ls</tt>. Untuk perintah <tt>ls</tt> sendiri  sering dibuatkan alias <tt>ls --color</tt>, agar pada waktu di <tt>ls</tt>  ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-filenya, biasanya hijau untuk  execute, dsb.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ls -al</tt></td>
<td>Melihat seluruh isi file pada direktori aktif beserta file hidden, lalu  ditampilkan layar per layar.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cd <em>directory</em></tt></td>
<td>Change directory. Menggunakan <tt>cd</tt> tanpa nama direktori akan  menghantarkan anda ke home direktori. Dan <tt>cd -</tt> akan menghantarkan anda  ke direktori sebelumnya.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cp <em>source destination</em></tt></td>
<td>Mengopi suatu file</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>mcopy <em>source destination</em> </tt></td>
<td>Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem. Contoh &lt;tt&gt;mcopy  a:autoexec.bat ~/junk . Gunakan <tt>man mtools</tt> untuk command yang sejenis :  mdir, mcd, mren, mmove, mdel, mmd, mrd, mformat&#8230;.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>mv <em>source destination</em></tt></td>
<td>Memindahkan atau mengganti nama file</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ln -s <em>source destination</em> </tt></td>
<td>Membuat Simbolic Links, contoh &lt;tt&gt;ln -sf /usr/X11R6/bin/XF86_SVGA  /etc/X11/X, membuat Simbolic link dari file XF86_SVGA ke X</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rm <em>files</em></tt></td>
<td>Menghapus file</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>mkdir <em>directory</em></tt></td>
<td>Membuat direktori baru</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rmdir <em>directory</em></tt></td>
<td>Menghapus direktori yang telah kosong</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rm -r <em>files</em></tt></td>
<td>(recursive remove) Menghapus file, direktori dan subdirektorinya. Hati-hati  menggunakan perintah ini apabila anda login sebagai root, karena root dengan  mudah dapat menghapus seluruh file pada sistem dengan perintah di atas, tidak  ada perintah untuk undelete di Linux</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>more</tt></td>
<td>Untuk melihat isi suatu file, dengan tambahan perintah more, maka isi file  tersebut ditampilkan layar per layar.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>less <em>filename</em></tt></td>
<td>Melihat suatu file layar per layar, dan tekan tombol &#8220;q&#8221; apabila ingin  keluar,</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>pico <em>filename</em></tt></td>
<td>Edit suatu text file.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>pico -w <em>filename</em></tt></td>
<td>Edit suatu text file, dengan menonaktifkan fungsi word wrap, sangat berguna  untuk mengedit file seperti /etc/fstab.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>lynx <em>file.html</em></tt></td>
<td>Melihat file html atau browse ke net dengan text mode, dimana gambar/image  tidak dapat ditampilkan, tapi lynx adalah suatu browser yang sangat cepat,  sangat berguna bila anda hanya menginginkan suatu artikel tanpa image.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>tar -zxvf <em>filename.tar.gz</em></tt></td>
<td>Meng-untar sebuah file tar sekaligus meng-uncompress file tersebut (*.tar.gz  atau *.tgz), untuk meletakkannya direktori yg diinginkan tambahkan option -C  direktori, contoh <tt>tar -zxvf filename.tar.gz -C /opt</tt> (meletakkan file  tersebut di direktori /opt</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>tar -xvf <em>filename.tar</em></tt></td>
<td>Meng-untar sebuah file tar yang tidak terkompress (*.tar).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>gunzip <em>filename.gz</em></tt></td>
<td>Meng-uncompress sebuah file zip (*.gz&#8221; or *.z). dengan menggunakan gzip  (juga zip atau compress) jika anda menginginkan mengompress file.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>bunzip2 <em>filename.bz2</em></tt></td>
<td>Meng-uncompress file dengan format (*.bz2) dengan utiliti &#8220;bzip2&#8243;, digunakan  pada file yang besar.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>unzip <em>filename.zip</em></tt></td>
<td>Meng-uncompress file dengan format (*.zip) dengan utiliti &#8220;unzip&#8221; yang  kompatibel dengan pkzip for DOS.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>find / -name <em>"filename"</em></tt></td>
<td>Mencari &#8220;namafile&#8221; pada komputer anda dimulai dengan direktori /. Namafile  tersebut mungkin saja berisi wildcard (*,?).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>locate <em>filename</em></tt></td>
<td>Mencari file dengan string &#8220;filename&#8221;. Sangat mudah dan cepat dari perintah  di atas.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>pine</tt></td>
<td>Email reader yang sangat mudah digunakan, dan menjadi favorit banyak pemakai  mesin Unix. Atau anda bisa pakai email yang sangat customize, yaitu  <tt>mutt</tt> ,</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>talk <em>username1</em></tt></td>
<td>Berbicara dengan keyboard dengan user lain yg sedang login pada mesin kita  (atau gunakan <tt>talk username1@machinename&lt;/t&gt; untuk berbicara dengan  komputer lain). Untuk menerima undangan percakapan, ketikkan &lt;tt&gt;talk  username2</tt>. Jika seseorang mencoba untuk berbicara dengan anda dan itu  dirasakan mengganggu, anda bisa menggunakan perintah <tt>mesg n</tt> untuk  menolak pesan tersebut. Dan gunakan perintah <tt>who</tt> atau <tt>rwho</tt>  untuk melihat siapa user yang mengganggu tersebut.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>mc</tt></td>
<td>Menjalankan &#8220;Morton Commander&#8221; &#8230; eh&#8230; salah maksudnya &#8220;Midnight  Commander&#8221; sebagai file manager, cepat dan bagus.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>telnet <em>server</em></tt></td>
<td>Untuk menghubungkan komputer kita ke komputer lain dengan menggunakan  protokol TELNET. Gunakan nama mesin atau Nomor IP mesin, dan anda akan  mendapatkan prompt login name dari mesin tersebut, masukkan passwordnya, oh ya  .. anda juga harus punya account di mesin remote tersebut. Telnet akan  menghubungkan anda dengan komputer lain dan membiarkan anda untuk mengoperasikan  mesin tersebut. Telnet sangat tidak aman, setiap yang anda ketik menjadi &#8220;open  text&#8221;, juga dengan password anda! Gunakan <a href="http://wiki.linux.or.id/Ssh" title="Ssh">ssh</a> alih-alih telnet untuk mengakses  mesin secara remote.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rlogin <em>server</em></tt></td>
<td>(remote login) Menghubungkan anda kekomputer lain. Loginname dan password,  tetapi apabila account anda tersebut telah dipakai, maka anda akan mendapatkan  pesan kesalahan pada password anda. Sangat tidak aman juga, gunakan <a href="http://wiki.linux.or.id/Ssh" title="Ssh">ssh</a> sebagai gantinya.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rsh <em>server</em></tt></td>
<td>(remote shell) Jalan lain untuk menghubungkan anda ke remote machine.  Apabila login name/password anda sedang dipakai di remote mesin tsb, maka  password anda tidak akan berlaku. Idem dengan rlogin, gantikan dengan <a href="http://wiki.linux.or.id/Ssh" title="Ssh">ssh</a>.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ftp <em>server</em></tt></td>
<td>Ftp ke mesin lain, ini sangat berguna untuk mengopy file ke/dari remote  mesin. Juga tidak aman, gunakan <a href="http://wiki.linux.or.id/Scp" title="Scp">scp</a> dari keluarga <a href="http://wiki.linux.or.id/Ssh" title="Ssh">ssh</a> sebagai gantinya.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>minicom</tt></td>
<td>Program Minicom (dapat dikatakan seperti &#8220;Procomm/Hyperterminal for Linux&#8221;).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>./program_name</tt></td>
<td>Menjalankan program pada direktori aktif, yang mana tidak terdapat pada PATH  anda</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>xinit</tt></td>
<td>Menjalankan X-window server (tanpa windows manager).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>startx</tt></td>
<td>Menjalankan X-window server dan meload default windows manager. Sama seperti  perintah &#8220;win&#8221; under DOS dengan Win3.1</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>startx -- :1</tt></td>
<td>Menjalankan sesi X-windows berikutnya pada display 1 (default menggunakan  display 0). Anda dapat menjalankan banyak GUI terminal secara bersamaan, untuk  pindah antar GUI gunakan &lt;Ctrl&gt;&lt;Alt&gt;&lt;F7&gt;,  &lt;Ctrl&gt;&lt;Alt&gt;&lt;F8&gt;, etc, tapi ini akan lebih banyak memakan  memori.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>xterm</tt></td>
<td>(pada X terminal) ,menjalankan X-windows terminal. Untuk keluar ketikkan  <tt>exit</tt></td>
</tr>
<tr>
<td><tt>xboing</tt></td>
<td>(pada X terminal). Sangat lucu deh &#8230;., seperti games-games lama &#8230;..</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>gimp</tt></td>
<td>(pada X terminal) Program image editor yang sangat bagus, bisa disamakan  dengan Adobe Photoshop, yang membedakan adalah program ini gratis.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>netscape</tt></td>
<td>(pada X terminal) menjalankan netscape, versi pada waktu tulisan ini dibuat  telah mencapai versi 4.7</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>netscape -display host:0.0</tt></td>
<td>(pada X terminal) menjalankan netscape pada mesin yang aktif dan menampilkan  outputnya pada mesin yang bernama <tt>host</tt> display 0 screen 0. Anda harus  memberikan akses untuk mesin aktif untuk menampilkannya pada mesin <tt>host</tt>  dengan perintah <tt>xhost</tt></td>
</tr>
<tr>
<td><tt>shutdown -h now</tt></td>
<td>(sebagai root) Shut down sistem. Umumnya digunakan untuk remote shutdown.  Gunakan &lt;Ctrl&gt;&lt;Alt&gt; untuk shutdown pada konsol (dapat dijalankan  oleh user).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>halt</tt></td>
<td>reboot (sebagai root) Halt atau reboot mesin. Lebih simple dari perintah di  atas.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>man <em>topic</em></tt></td>
<td>Menampilkan daftar dari sistem manual pages (help) sesuai dengan topic. Coba  <tt>man man</tt>. lalu tekan <tt>q</tt> untuk keluar dari viewer. Perintah  <tt>info topic</tt> Manual pages dapat dibaca dilhat dengan cara <tt>any_command  --help</tt>.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>apropos <em>topic</em></tt></td>
<td>Menampilkan bantuan manual berdasarkan topik..</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>pwd</tt></td>
<td>Melihat direktori kerja saat ini</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>hostname</tt></td>
<td>Menampilkan nama local host (mesin dimana anda sedang bekerja). Gunakan  perintah <tt>netconf</tt> (sebagai root) untuk merubah nama host dari mesin  tersebut, atau edit file /etc/hosts</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>whoami</tt></td>
<td>Mencetak login name anda</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>id <em>username</em></tt></td>
<td>Mencetak user id (uid) atau group id (gid)</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>date</tt></td>
<td>Mencetak atau merubah tanggal dan waktu pada komputer, contoh merubah  tanggal dan waktu ke 2000-12-31 23:57 dengan perintah; <tt>date  123123572000</tt></td>
</tr>
<tr>
<td><tt>time</tt></td>
<td>Melihat jumlah waktu yg ditangani untuk penyelesaian suatu proses + info  lainnya. Jangan dibingungkan dengan perintah <tt>date</tt></td>
</tr>
<tr>
<td><tt>who</tt></td>
<td>Melihat user yang login pada komputer kita.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>rwho -a</tt></td>
<td>Melihat semua user yg login pada network anda. Layanan perintah rwho ini  harus diaktifkan, jalankan setup sebagai root untuk mengaktifkannya.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>finger <em>username</em></tt></td>
<td>Melihat informasi user, coba jalankan; <tt>finger root</tt></td>
</tr>
<tr>
<td><tt>last</tt></td>
<td>Melihat user sebelumnya yang telah login di komputer.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>uptime</tt></td>
<td>Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses  reboot terakhir.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ps</tt></td>
<td>(=print status) Melihat proses-proses yang dijalankan oleh user</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>ps axu</tt></td>
<td>Melihat seluruh proses yang dijalankan, walaupun tanpa terminal control,  juga ditampilkan nama dari user untuk setiap proses.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>top</tt></td>
<td>Melihat proses yang berjalan, dengan urutan penggunaan cpu.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>uname -a</tt></td>
<td>Informasi system kernel anda</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>free</tt></td>
<td>Informasi memory (dalam kilobytes).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>df -h</tt></td>
<td>(=disk free) Melihat informasi pemakaian disk pada seluruh system (in  human-readable form)</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>du / -bh</tt></td>
<td>(=disk usage) Melihat secara detil pemakaian disk untuk setiap direktori,  dimulai dari root (in human legible form).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cat /proc/cpuinfo</tt></td>
<td>Cpu info. Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata  (not real files).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cat /proc/interrupts</tt></td>
<td>Melihat alamat interrupt yang dipakai.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cat /proc/version</tt></td>
<td>Versi dari Linux dan informasi lainnya.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cat /proc/filesystems</tt></td>
<td>Melihat filesystem yang digunakan.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>cat /etc/printcap</tt></td>
<td>Melihat printer yang telah disetup</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>lsmod</tt></td>
<td>(as root) Melihat module-module kernel yang telah di load.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>set</tt></td>
<td>Melihat environment dari user yang aktif</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>echo $PATH</tt></td>
<td>Melihat isi dari variabel <tt>PATH</tt>. Perintah ini dapat digunakan untuk  menampilkan variabel environmen lain dengan baik. Gunakan <tt>set</tt> untuk  melihat environmen secara penuh.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>dmesg</tt></td>
<td>Mencetak pesan-pesan pada waktu proses boot. (menampilkan file:  /var/log/dmesg).</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>clear</tt></td>
<td>Membersihkan layar.</td>
</tr>
<tr>
<td><tt>adduser</tt></td>
<td>Menambah pengguna.</td>
</tr>
</table>
<p>Untuk kritik dan saran, mohon dikirim ke iyan@palembang.linux.or.id</p>
<p><!-- Saved in parser cache with key u510_mwiki:pcache:idhash:853-0!1!0!!en!2 and timestamp 20070823044620 --></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=14&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/perintah-dasar-linux-wikipedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Command Line : Linux Untuk Pemula</title>
		<link>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/command-line-linux-untuk-pemula/</link>
		<comments>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/command-line-linux-untuk-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Aug 2007 06:03:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ncrackerz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux Command]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/command-line-linux-untuk-pemula/</guid>
		<description><![CDATA[Command Line &#160; Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri enter untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=13&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 align="justify">Command Line</h1>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, <em>command line</em>  atau baris perintah di Linux juga diketikkan di <em>prompt</em> dan diakhiri  <em>enter</em> untuk mengeksekusi perintah tersebut. Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Saya mengumpulkan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<p align="center">Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah <strong><a href="#man">man</a></strong>:</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<pre>$ man ls</pre>
<p align="center">Manual tersebut akan menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah <a href="#ls"><strong>ls</strong></a>itu secara lengkap.</p>
<p align="center">&nbsp;</p>
<table align="center" bgcolor="#eeeeee" cellpadding="2">
<tr>
<td colspan="9" bgcolor="#eeeeee"><a title="index" name="index"></a> <strong>Daftar Perintah Menurut Alfabet</strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><a href="#&amp;">&amp;</a></strong></td>
<td><strong><a href="#adduser">adduser</a></strong></td>
<td><strong><a href="#alias">alias</a></strong></td>
<td><strong><a href="#bg">bg</a></strong></td>
<td><strong><a href="#cat">cat</a></strong></td>
<td><strong><a href="#cd">cd</a></strong></td>
<td><strong><a href="#chgrp">chgrp</a></strong></td>
<td><strong><a href="#chmod">chmod</a></strong></td>
<td><strong><a href="#chown">chown</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><a href="#cp">cp</a></strong></td>
<td><strong><a href="#fg">fg</a></strong></td>
<td><strong><a href="#find">find</a></strong></td>
<td><strong><a href="#grep">grep</a></strong></td>
<td><strong><a href="#gzip">gzip</a></strong></td>
<td><strong><a href="#halt">halt</a></strong></td>
<td><strong><a href="#hostname">hostname</a></strong></td>
<td><strong><a href="#kill">kill</a></strong></td>
<td><strong><a href="#less">less</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><a href="#login">login</a></strong></td>
<td><strong><a href="#logout">logout</a></strong></td>
<td><strong><a href="#ls">ls</a></strong></td>
<td><strong><a href="#man">man</a></strong></td>
<td><strong><a href="#mesg">mesg</a></strong></td>
<td><strong><a href="#mkdir">mkdir</a></strong></td>
<td><strong><a href="#more">more</a></strong></td>
<td><strong><a href="#mount">mount</a></strong></td>
<td><strong><a href="#mv">mv</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><a href="#passwd">passwd</a></strong></td>
<td><strong><a href="#pwd">pwd</a></strong></td>
<td><strong><a href="#rm">rm</a></strong></td>
<td><strong><a href="#rmdir">rmdir</a></strong></td>
<td><strong><a href="#shutdown">shutdown</a></strong></td>
<td><strong><a href="#su">su</a></strong></td>
<td><strong><a href="#tail">tail</a></strong></td>
<td><strong><a href="#talk">talk</a></strong></td>
<td><strong><a href="#tar">tar</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td><strong><a href="#tar">umount</a></strong></td>
<td><strong><a href="#unalias">unalias</a></strong></td>
<td><strong><a href="#unzip">unzip</a></strong></td>
<td><strong><a href="#wall">wall</a></strong></td>
<td><strong><a href="#who">who</a></strong></td>
<td><strong><a href="#xhost%20+">xhost +</a></strong></td>
<td><strong><a href="#xset">xset</a></strong></td>
<td><strong><a href="#zip">zip</a></strong></td>
</tr>
</table>
<p align="center">&nbsp;</p>
<table align="center" width="90%">
<tr bgcolor="#eeeeee">
<td><a title="&amp;" name="&amp;"></a><strong>&amp;</strong></td>
<td align="right"><a href="#index">index</a></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah <strong>&amp;</strong> dipakai dibelakang perintah lain dan  menjalankannya di <em>background</em>. Tujuannya adalah untuk membebaskan  <em>shell</em> agar bisa dipergunakan menjalankan proses-proses yang lain. Lihat  juga perintah <strong><a href="#bg">bg</a></strong> dan <strong><a href="#fg">fg</a></strong>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan <em>user</em>  atau <em>account</em> yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan  perintah <strong><a href="#passwd">passwd</a>,</strong> yaitu perintah untuk membuat  <em>password</em> bagi user tersebut.</p>
<pre># adduser udin # passwd udin</pre>
<p>Selanjutnya Anda akan diminta memasukkan <em>password</em> untuk <em>user</em>  udin. Isikan <em>password</em> untuk udin dua kali dengan kata yang  sama.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda  ingin perintah <strong><a href="#ls">ls</a></strong> dapat juga dijalankandengan  mengetikkan perintah <strong>dir,</strong> maka buatlah aliasnya sbb:</p>
<pre>$ alias dir=ls</pre>
<p>Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu,  cukup ketikkan alias. Lihat juga perintah unalias.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(<em>suspend</em>) agar  berjalan di <em>background</em>. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah  di <em>foreground</em> (tanpa diakhiri perintah <strong><a href="#&amp;">&amp;</a></strong>)  dan suatu saat Anda membutuhkan <em>shell</em> tersebut maka Anda dapat  memberhentikan sementara perintah tersebut dengan <strong>Ctrl-Z</strong> kemudian ketikan  perintah <strong>bg</strong> untuk menjalakannya di <em>background.</em> Dengan cara ini  Anda telah membebaskan<em>shell</em> tapi tetap mempertahankan perintah lama  berjalan di <em>background.</em> Lihat juga perintah <strong><a href="#fg">fg</a>.</strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Menampilkan isi dari sebuah file di layar.</p>
<pre>$ cat namafile</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><em>Change Directory</em>atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah <strong>cd</strong> di DOS.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:# chgrp &lt;grup baru&gt; &lt;file&gt;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file  atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem <strong>numeric coding</strong> atau sistem  <strong>letter coding</strong>. Ada tiga jenis <em>permission</em>/perijinan yang dapat  dirubah yaitu <strong>r</strong> untuk <strong>read,</strong> <strong>w</strong> untuk <strong>write</strong> dan  <strong>x</strong> untuk <strong>execute</strong>.Dengan menggunakan <em>letter coding</em>, Anda dapat merubah <em>permission</em>  diatas untuk masing-masing <strong>u (user)</strong>, <strong>g (group)</strong>, <strong>o (other)</strong>  dan <strong>a (all)</strong> dengan hanya memberi tanda <strong>plus (+)</strong> untuk menambah  ijin dan tanda <strong>minus (-)</strong> untuk mencabut ijin.Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada  <em>owner</em> dan <em>group</em>, perintahnya adalah:</p>
<p>$ chmod ug+rx coba1</p>
<p>Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:</p>
<p>$ chmod ug-rx coba1</p>
<p>Dengan menggunakan sitem <em>numeric coding, permission</em> untuk<em>user,  group</em> dan <em>other</em> ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka,  4, 2 dan 1 dimana <strong>4 (read)</strong>, <strong>2 (write)</strong> dan <strong>1 (execute)</strong>.</p>
<p>Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2  kepada owner, perintahnya adalah:</p>
<p>$ chmod 700 coba2</p>
<p>Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:</p>
<p>$ chmod 644 coba3</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori</p>
<pre>$ chown &lt;user id&gt; &lt;file&gt;</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menyalin file atau <em>copy.</em> Misalnya untuk menyalin file1 menjadi  file2:</p>
<pre> $ cp &lt;file1&gt; &lt;file2&gt;</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Mengembalikan suatu proses yang dihentikan  sementar(<em>suspend</em>) agar berjalan kembali di <em>foreground</em>. Lihat juga  perintah <strong><a href="#bg">bg</a></strong> diatas.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan <em>wildcard</em>, <em>metacharacters</em>)dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di <em>current</em> direktori serta tampilkan hasilnya di  layar:</p>
<pre>$ find . -name *.doc -print . /public/docs/account.doc . /public/docs/balance.doc . /public/docs/statistik/prospek.doc ./public/docs/statistik/presconf.doc</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2"><em>Global regular expresion parse</em> atau grep adalah perintah untuk mencari  file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.</p>
<pre>$ grep &lt;teks&gt; &lt;file&gt;</pre>
<p>Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks <strong>marginal</strong> di  <em>current</em> direktori:</p>
<pre>$ grep marginal &lt;file&gt; diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf:</pre>
<pre>jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Ini adalah software kompresi <strong><a href="#zip">zip</a></strong> versi GNU,  fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:</p>
<pre> $ gzip &lt;namafile&gt;</pre>
<p>Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan  kompresi file yang lebih baik, silakan melihat <em>manual page</em>-nya. Lihat  juga file <a href="#tar">tar</a>, <a href="#unzip">unzip</a> dan <a href="#zip">zip</a>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh <strong><a href="#su">super  user</a></strong>atau Anda harus <strong><a href="#login">login</a></strong> sebagai  <em>root</em><strong>.</strong> Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan  sistem atau <strong><a href="#shutdown">shutdown</a></strong>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula  digunakan untuk mengesset nama host sistem.</p>
<pre>[flory@localhost docs] $ hostname localhost.localdomain</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses.$ kill &lt;sinyal&gt; &lt;pid&gt;PID adalah nomor proses yang akan di hentikan.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Fungsinya seperti perintah <strong><a href="#more">more</a></strong>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan <em>login</em> ID atau dapat  juga digunakan untuk berpindah dari <em>user</em> satu ke <em>user</em>  lainnya.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk keluar dari sistem.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah  <strong>dir</strong>di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar.Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file <em>nonhidden</em>(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file <em>hidden</em>(file dengan awalan  tanda titik) dengan format panjang.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menampilkan <em>manual page</em>atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.$ man &lt;perintah&gt;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan <strong>write</strong> atau <strong>talk.</strong>$ mesg y atau mesg nGunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan  dari <em>user</em> lain.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Membuat direktori baru, sama dengan perintah <strong>md</strong> di  DOS.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Mempaging halaman, seperti halnya <strong><a href="#less">less</a></strong></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini akan me-<em>mount filesystem</em> ke suatu direktori  atau <em>mount-point</em> yang telah ditentukan. Hanya <em>superuser</em> yang bisa  menjalankan perintah ini. Untuk melihat <em>filesystem</em> apa saja beserta  <em>mount-point</em>nya saat itu, ketikkan perintah <em>mount</em>.Perintah ini  dapat Anda pelajari di bab mengenai <a href="http://pemula.linux.or.id/pengguna/pengguna/filesystem.html">filesystem</a>.  Lihat juga perintah <a href="#umount">umount</a>.</p>
<pre>$ mount /dev/hda3 on / type ext2 (rw) none on /proc type proc (rw) /dev/hda1 on /dos type vfat (rw) /dev/hda4 on /usr type ext2 (rw) none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Digunakan untuk mengganti <em>password</em>. Anda akan selalu  diminta mengisikan <em>password</em> lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan  <em>password</em> baru sebanyak dua kali. <em>Password</em> sedikitnya terdiri dari  enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang  berada.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menghapus direktori kosong.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah <strong><a href="#halt">halt</a>.</strong> Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer  dengan perintah <strong>shutdown -h now</strong> dan me<em>restart</em> sistem dengan  perintah <strong>shutdown -r now</strong> atau dengan kombinasi tombol  <strong>Ctr-Alt-Del</strong>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk <em>login</em> sementara sebagai <em>user</em> lain. Bila  <em>user</em> ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin <em>login</em>  sementara sebagai <em>super user</em> atau <em>root</em>. Bila Anda bukan  <em>root</em> dan <em>user</em> lain itu memiliki <em>password</em> maka Anda harus  memasukkan <em>passwordnya</em> dengan benar.Tapi bila Anda adalah <em>root</em>  maka Anda dapat <em>login</em> sebagai <em>user</em> lain tanpa perlu mengetahui  <em>password user</em> tersebut.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:$ tail &lt;jumlah baris&gt; &lt;file file &#8230;.&gt;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal  Anda akan disalin di terminal <em>user</em> lain, begitu sebaliknya.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:$ tar &lt;aksi&gt; &lt;option&gt; &lt;file atau direktori&gt;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Adalah kebalikan dari perintah <strong><a href="#mount">mount</a></strong>,  yaitu untuk meng-<em>unmount</em> <em>filesystem</em> dari <em>mount-point</em>nya.  Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi <em>mount-point</em> tidak  lagi bisa digunakan.# umount &lt;filesystem&gt;</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Kebalikan dari perintah <strong><a href="#alias">alias</a></strong>,  perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir  seperti telah dicontohkan <a href="#alias">diatas</a>, gunakan perintah:$ unalias dir</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres  dengan <a href="#zip">zip</a>. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file  yang anda tentukan:</p>
<pre>$ unzip &lt;namafile&gt;</pre>
<p>Lihat juga perintah-perintah <a href="#gzip">gzip</a> dan <a href="#unzip">unzip</a>.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang  sedang login. Perintah ini berguna bagi <em>superuser</em> atau <em>root</em> untuk  memberikan peringatan ke seluruh <em>user</em>, misalnya pemberitahuan bahwa  <em>server</em> sesaat lagi akan dimatikan.# who Dear, everyone&#8230;.. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya  matikan 10 menit lagi.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Untuk menampilkan siapa saja yang sedang <em>login.</em> Perintah  ini akan menampilkan informasi mengenai <em>login name</em>, jenis terminal, waktu  <em>login</em> dan <em>remote hostname</em> untuk setiap <em>user</em> yang saat itu  sedang <em>login</em>. Misalnya:</p>
<pre>$ who root ttyp0 May 22 11:44 flory ttyp2 May 22 11:59 pooh ttyp3 May 22 12:08</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus  akses(xhost -) host atau user ke sebuah <em>server</em> X.</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti  bunyi bel, kecepatan <em>mouse</em>, <em>font,</em> parameter <em>screen saver</em>  dan sebagainya.Misalnya bunyi bel dan kecepatan <em>mouse</em> dapat Anda set  menggunakan perintah ini:</p>
<pre>$ xset b &lt;volume&gt; &lt;frekuensi&gt; &lt;durasi dalam milidetik&gt;</pre>
<pre>$ xset m &lt;akselerasi&gt; &lt;threshold&gt;</pre>
</td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2">Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip  zip. Lihat juga perintah <a href="#gzip">gzip</a> dan <a href="#unzip">unzip</a>.</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/dcrackerz.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/dcrackerz.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dcrackerz.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dcrackerz.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dcrackerz.wordpress.com&amp;blog=1614061&amp;post=13&amp;subd=dcrackerz&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dcrackerz.wordpress.com/2007/08/31/command-line-linux-untuk-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee21ae9e399aec6188424ac772c3e17f?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ncrackerz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
